Hengky Kurniawan Kecewa, Siltap Kades dan Perangkat Desa di KBB Belum Cair

Hengky Kurniawan kecewa berat. Siltap para Kades dan Perangkat Desa di KBB belum kunjung cair hingga awal April 2022.

Hengky Kurniawan Kecewa, Siltap Kades dan Perangkat Desa di KBB Belum Cair
Hengky Kurniawan kecewa berat setelah Siltap untuk para Kades dan perangkat desa di KBB tak cair.

INILAHKORAN, Ngamprah- Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) kini tengah meradang. Plt Bupati KBB Hengky Kurniawan pun bersikap.

Kekecewaan Hengky Kurniawan dan para Kades di KBB, itu setelah penghasilan tetap (Siltap) atau gaji belum cair hingga awal April 2022.

Berdasarkan informasi yang diterima, perangkat desa yang belum menerima gaji, antara lain Kades, Sekdes, Kasi Kaur, Kadus dan Staf.

Baca Juga: Terjun Bebas, Kasus Harian Covid 19 di Kota Bandung Turun ke Angka 36

Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya telah menandatangani SK pencairan satu bulan lalu.

"SK-nya sudah ditandatangani tapi kok sampai sekarang belum cair, kan kasihan perangkat desa belum gajian," katanya, Senin 11 April 2022.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran Siltap atau gaji seharusnya tidak perlu terjadi. Pasalnya, SK pencarian sudah ditandatangani.

Baca Juga: Ade Armando Dikeroyok Saat Ikut Demo di DPR, Begini Kronologinya

"Seharusnya tidak perlu lama-lama (pencairan), saya tentu kecewa karena para perangkat desa membutuhkan uang gajinya tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," tuturnya.

Ia mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan OPD terkait (DPMD KBB) soal keterlambatan pembayaran Siltap tersebut.

"Berdasarkan informasi dari Kepala DPMD KBB (Wandiana) saat ini SK tersebut sudah ada di BKAD dan dalam proses pencairan," ujarnya.

Baca Juga: Spoiler Our Blues Episode 3: Choi Han Soo Campakkan Mi Jin dan Bo Ram Demi Rencana untuk Dekati Jung Eun Hee

Ia berpesan, kepada seluruh perangkat desa untuk bersabar karena pencairan Siltap (gaji) akan segera cair.

Oleh karena itu, sambung dia, pihaknya berharap para perangkat desa tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

"Tentu keterlambatan ini saya sangat sesalkan. Apalagi perangkat desa merupakan elemen penting dalam pembangunan dan pelayanan untuk masyarakat Bandung Barat," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran