84 Siswa Disabilitas di KBB Lakukan Perekaman Adminduk

Kepala sekolah YPALB Lembang mengaku sangat terbantu dengan dibuatkannya adminduk bagi puluhan siswa disabiliras di KBB

84 Siswa Disabilitas di KBB Lakukan Perekaman Adminduk
Sebanyak 82 siswa disabilitas akhirnya memlliki adminduk atau KTP.

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebanyak 84 siswa disabilitas dari SLB YPALB Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan perekaman administrasi kependudukan (adminduk) yang dilaksanakan Disdukcapil Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Para siswa tersebut merupakan anak-anak berkebutuhan khusus atau siswa disabilitas seperti tuna rungu, tuna grahita, tuna daksa, autis, dan siswa ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan mental yang menyebabkan gangguan mental yang menyebabkan anak sulit memusatkan perhatian, serta memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif.

Kepala SLB YPALB Lembang, Eny Koestieni mengatakan, adminduk yang dilakukan mencakup KK, KTP, Akta Kelahiran, dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Baca Juga: Dewan Kota Bandung Soroti Pelantikan Kepala Sekolah

"Semua siswa di sini berkebutuhan khusus, totalnya ada 88 siswa tapi ada yang gak hadir, jadi yang ikut hanya 84. Ada dari mereka yang belum memiliki KK, Akta Lahir, KIA, dan KTP bagi yang sudah berusia 17 tahun," katanya.

Ia mengaku, pihaknya sangat terbantu dengan adanya upaya jemput bola dari Disdukcapil KBB ke sekolah.

"Jika siswa yang harus datang ke kantor Disdukcapil banyak kendala yang dihadapi," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Buru Drifter yang Lukai Warga di Wastukancana Bandung

Terlebih, sambung dia, dalam penanganannya juga harus khusus dan terkadang ada siswa yang hanya nurut diintruksikan oleh gurunya.

"Banyak manfaat yang didapat setelah siswa memiliki KTP, KIA, maupun KK, sehingga dalam pengurusan berbagai persyaratan untuk pendidikan ataupun program pemerintah jadi mudah," imbuhnya. *** (agus satia negara).

 


Editor : inilahkoran