Sempat Minim Peminat, Peserta Didik SDN Putraco Indah Terus Bertambah

SDN Putraco Indah yang awalnya hanya memiliki 3 orang peserta didik baru saat PPDB kini saat MPLS bertambah menjadi 30 orang

Sempat Minim Peminat, Peserta Didik SDN Putraco Indah Terus Bertambah
SDN Putraco Indah Kota Bandung saat MPLS peserta didiknya mencapai 30 orang yang awalnya hanya sedikit yang ikut dalam PPDB.

INILAHKORAN, Bandung - Sebanyak lima sekolah yang sempat memiliki sedikit peserta didik pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2022-2023, kini bertambah saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), Senin 18 Juli 2022.

Salah satunya SDN 206 Putraco Indah yang sebelumnya hanya memiliki tiga peserta didik, sekarang bertambah menjadi 30 orang peserta didik saat MPLS.

"Secara keseluruhan, memang sekolah yang ada di Kota Bandung ini di awal pemberitaan minim. Tapi sekarang sudah terisi semua dengan limit yang diberikan. Orang tua bisa memilih mau sekolah ke negeri atau swasta," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung Hikmat Ginanjar.

Baca Juga: MPLS Disesuaikan dengan PPKM

Hikmat Ginanjar mencontohkan halnya SDN Putraco Indah yang sempat hanya memiliki tiga peserta didik. Namunbsaat ini telah bertambah menjadi 30 orang siswa. Pendaftaran bagi peserta didik berkebutuhan khusus tetap akan dibuka bagi SDN Putraco.

"Di SD Putraco sekarang ada 30 satu kelas l, bahkan ada lima pindahan jadi 35. Bersyukur ini jawaban bagi semua. Pendaftaran tetap akan dibuka selama masa MPLS," ucapnya.

0Hikmat Ginanjar menyebut, kegiatan MPLS dilakukan untuk mengenalkan siswa terhadap lingkungan sekolah. Kegiatan MPLS dilakukan tiap sekolah bervariasi dari dua hari hingga satu pekan.

Baca Juga: Diikuti 155.710 PDB, MPLS di Garut Kembali Dilaksanakan secara Daring

"Tentu ini diharapkan tidak hanya anak-anak, tapi orang tua hadir untuk menyemangati anak-anak agar lebih baik. Apalagi sekarang kurikulum merdeka sangat jelas akan mengarahkan masing-masing anak punya potensi yang berbeda dan guru akan membimbing," ujar dia.

Hikmat menambahkan pelaksanaan MPLS dan pembelajaran tatap muka di Kota Bandung saat ini sudah 100 persen di seluruh sekolah. Tiap sekolah tetap harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Sesuai SKB empat menteri dan di level satu pembelajaran 100 persen. Tadi kumpul dengan komite dan orang tua mengedepankan protokol kesehatan," tandasnya. *** (Yogo Triastopo)


Editor : inilahkoran