INILAH, Bogor - Rencana Pemkab Bogor yang akan membangun Terminal Ciawi pada masa jabatan Bupati Bogor Ade Yasin (2019-2023) masih dalam tahap kajian calon lahan, kajian tersebut dilakukan oleh Dinas Perhubungan.
"Minggu lalu saya sudah perintahkan jajaran untuk mengecek calon lahan lokasi Terminal Ciawi seluas 7.500 yang diusulkan oleh Camat Ciawi Bambang Setiwan, namun ketika dilokasi lahan tersebut dipasang plang bahwa tanah tersebut tidak dijual hingga mungkin kita akan cari calon lahan lainnya," ujar Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Supriyanto kepada wartawan, Kamis (28/2).
Dia menerangkan Dinas Perhubungan sudah memiliki konsep pembebasan lahanTerminal Ciawi, dimana lahan minimal memiliki luas 2 h hektare hingga estimasi biaya pembebasan lahan setidaknya membutuhkan anggaran sebesar Rp 2 miliar.
"Pemkab Bogor harus berani membebaskan lahan minimal 2 hektare hingga minimal kita ada anggaran Rp 20 miliar karena hasil feasibikility study kami beberapa waktu lalu harga tanahnya mencapai Rp 2 juta permeter, anggaran tersebut belum biaya pembebasan lahan untuk jalan lingkar agar mengurai kemacetam seperti halnya di Terminal Laladon," terangnya.
Supriyanto menjelaskan jajarannya akan membicara rencana pembebasan lahan dan pembangunan Terminal Ciawi dengan Pemkot Bogor, karena wilayah Ciawi berbatasan langsung dengan Tajur, Bogor Timur Kota Bogor.
"Terminal Ciawi typenya B hingga pembangunan terminal tersebut wewenangnya Pemprov Jawa Barat, estimasi biaya pembangunan terminal ini besarnya mencapai Rp 50 miliar karena biasanya konsep pembangunan bangunan Pemprov Jawa Barat ada sentuhan Gubernur Ridwan Kamil hingga bangunannya tidak biasa-biasa saja," jelas Supriyanto.
Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin akan mewujudkan mimpi kakaknya Rahmat Yasin (RY) sewaktu menjabat dulu yaitu membangun Terminal Ciawi di waktu masa jabatannya 2019-2023.
"Dulu rencana pembangunan Terminal Ciawi ini sudah dikaji namun saat itu batal karena kurang tersedianya lahan,di masa periode saya manjabat akan diwujudkan," ucap Ade Yasin.
Terminal Ciawi ini dianggap sangat penting oleh politisi PPP ini karena menghubungkan beberapa daerah yang berbatasan langsung seperti Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Bogor dan DKI Jakarta.
"Karena Ciawi berbatasan langsung dengan Tajur, Kota Bogor maka rencana pembangunan Terminal Ciawi ini akan kami bahas dengan Pemkot Bogor dalam acara Bogor Economi Summmit (BES) di tahun 2019 ini," tuturnya.
Mengenai lahan, Ade menjelaskan lokasinya sudah ada usulan dari Pemerintah Kecamatan Ciawi namun belum ditentukan oleh Tim Pengadaan Pembebasan Tanah (TP2T).
"Usulan lokasi sudah ada dari camat Ciawi dan akan disurvey, jika dinas teknis teknis terkait sudah merekomendasikan maka langkah selanjutnya dibantu Kantor Pertanahan Nasional (KPN) Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor akan membentuk TP2T," jelas Ade.