Bangunan Dempet dengan Masjid, Puskesmas Ciwaruga di Parongpong Hanya Miliki Lahan 140 Meter²

Keberadaan Puskesmas Ciwaruga di Jalan Warugajaya No.4, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuai keprihatinan dari sejumlah pihak.

Bangunan Dempet dengan Masjid, Puskesmas Ciwaruga di Parongpong Hanya Miliki Lahan 140 Meter²
Keberadaan Puskesmas Ciwaruga di Jalan Warugajaya No.4, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuai keprihatinan dari sejumlah pihak.

INILAHKORAN, Ngamprah - Keberadaan puskesmas Ciwaruga di Jalan Warugajaya No.4, Desa Ciwaruga, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menuai keprihatinan dari sejumlah pihak.

Betapa tidak, bangunan yang berdiri di lahan Pemerintah Desa Ciwaruga dengan luas lahan hanya 140 meter² itu berdempetan dengan bangunan masjid Al Ikhlas Ciwaruga dan jauh dari standar luas lahan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan, yakni sekitar 2.000 meter².

Tak cuma itu, bangunan dua lantai itu hanya memiliki tujuh ruangan layanan kesehatan dengan ukuran yang cukup sempit.

Bahkan, para pasien yang hendak berobat atau ingin mendapatkan pelayanan kesehatan harus menunggu di halaman maupun di dalam masjid sambil menunggu antrean untuk dipanggil masuk maupun mengambil obat.

Pantauan di lokasi, petugas pendaftaran pun berada tepat di halaman masjid dengan kursi dan meja seadanya.

"Kondisi eksisting puskesmas Ciwaruga ini baik bangunan maupun luasnya tidak representatif. Bahkan jauh dari standar yang tertuang dalam Permenkes," kata Kepala puskesmas Ciwaruga, drg. Nur Rokhmahtul Hidayah saat ditemui, Jumat 5 September 2025.

Nur menjelaskan, luas 140 meter² ini terbagi dalam dua lantai. Namun, lantai atas pun tak bisa digunakan untuk melakukan aktivitas pelayanan kesehatan.

"Jadi full semua kegiatan pelayanan kesehatan dilakukan di lantai satu dengan kondisi yang berdesakan, sehingga sudah urgen dan harus segera direlokasi," jelasnya.

Tak cuma itu, ungkap Nur, lahan puskesmas Ciwaruga yang sekarang tidak memiliki lahan parkir dan area tunggu, sehingga pasien terpaksa harus menunggu di halaman atau di dalam masjid yang menempel dengan puskesmas.

"Kendaraan yang ingin berobat itu parkirnya di gang yang merupakan akses keluar masuk warga. Lalu pasien kalau nunggu kan di masjid dan agak mengganggu orang yang akan ke masjid juga," ungkapnya.

"Kami sangat berharap relokasi bisa segera terealisasi tahun ini," imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang disampaikan konsultan yang akan membangun puskesmas Ciwaruga, terang Nur, lokasi relokasi berada di daerah Cipanjak, tepatnya Perumahan Setiabudi Regency.

"Kalau dari lokasi puskesmas eksisting sekitar 1-1,5 kilometer. Jadi lokasinya di Perum Setiabudi Regency, itu lahan fasos fasum yang dihibahkan developer kepada Pemkab Bandung Barat dan akan digunakan untuk membangun puskesmas Ciwaruga," terangnya.

Rencananya, sambung Nur, bakal dibangun tiga lantai. Namun, karena pewaktuan yang terbatas untuk tahap pertama bakal dibangun satu lantai di tahun 2026.

"Kalau dari hitungan konsultan luas lahannya sekitar 480 meter², karena dari aturan Permenkesnya itu standar luasnya sekitar 2.000-an meter², maka skema pembangunan puskesmas Ciwaruga itu akan dibangun tiga lantai," tandasnya.*** 


Editor : JakaPermana