Banjir Meluas, Akses Jalan di Kab Bandung Terputus

Banjir semakin meluas di tiga kecamatan, Baleendah, Bojongsoang serta Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3).

Banjir Meluas, Akses Jalan di Kab Bandung Terputus
Banjir meredam beberapa titik di tiga kecamatan Kabupaten Bandung
INILAH,Bandung- Banjir semakin meluas di tiga kecamatan, Baleendah, Bojongsoang serta Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (7/3).
 
Geangan air semakin tinggi setelah hujan deras yang terjadi Rabu (6/3) siang hingga malam hari. Berdasarkan pantauan, Kamis pagi akses jalan terputus di sejumlah titik. 
 
Di jalan Cisirung, akses jalan terendam banjir. Namun masih bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat yang memaksa lewat.
 
Sementara di Jalan Raya  Moch Toha-Dayeuhkolot di depan Pabrik Metro, akses jalan terendam banjir dan tidak bisa dilewati kendaraan kecuali delman dan perahu.
Dampaknya, kendaraan dari arah Bandung mengalami kepadatan tepat di jalur Palasari, Dayeuhkolot.
 
Kemudian di jalan Dayeuhkolot-Baleendah, tepatnya di depan pasar Dayeuhkolot, akses jalan terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan. Termasuk di jalan Siliwangi
perbatasan Dayeuhkolot-Baleendah dan di jalan Andir-Katapang.
 
Kendaraan roda dua dan empat yang hendak melintas harus melewati jalan Bojongsoang yang sebagian terendam banjir. Volumen kendaraan yang bertambah membuat kepadatan kendaraan.
 
Dayat (17) salah seorang warga sekitar mengatakan, akses jalan Dayeuhkolot-Baleendah tidak bisa dilewati sejak pukul 20.00 Wib, Rabu (6/3) kemarin hingga sekarang. Hal itu disebabkan kondisi hujan yang turun deras sejak Rabu (6/3) siang. 
 
"Pukul 20.00 WIB kemarin sudah tidak bisa dilewati. Karena memang hujan dari siang hingga malam enggak berhenti," kata Dayat di depan Pasar Dayeuhkolot, Kamis (7/3/2019).
 
Dikatakan Dayat, selain menutup akses jalan, ribuan rumah warga pun terendam. Termasuk rumahnya digenangi air setinggi kurang lebih satu meter.
 
Warga lainnya, Dadan (55) mengatakan, banjir dari Rabu (6/3) kemarin sudah merendam jalan. Namun masih bisa dilalui. Tapi karena hujan yang terus menerus turun menyebabkan banjir semakin meluas dan tak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor
 
"Dari kemarin banjir sudah masuk ke jalan. Karena hujan lagi tambah naik airnya dan tambah besar," katanya.
 
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kab Bandung, Sudrajat menyatakan hingga hari ini kurang lebih  6.361 rumah, 7 bangunan sekolah, 8 fasilitas umum dan 36 tempat ibadah terendam banjir. Sementara itu, kepala keluarga (KK) yang terkena dampak pada tiga kecamatan sebanyak 10 ribu KK.
 
"Warga yang mengungsi dari Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, totalnya 108 KK, 364 jiwa, 61 lansia, 33 balita, ibu hamil dan menyusui serta penyandang disabilitas," ujarnya.
 
Sudrajat melanjutkan, ketinggian air diberbagai tempat bervariasi dari mulai 10 cm hingga 160 cm. Dengan kondisi cuaca yang diperkirakan akan kembali hujan, ia mengimbau masyarakat agar waspada dan tetap siaga.
 


Editor : inilahkoran