Banyak Tribun Kosong di Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, Apakah Lisa Kurang Menarik?

Popularitas Lisa BLACKPINK dipertanyakan saat tribun penonton banyak yang kosong di Upacara Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026.

Banyak Tribun Kosong di Pembukaan Piala Dunia FIFA 2026, Apakah Lisa Kurang Menarik?
Lisa BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Pada 12 Juni 2026 waktu setempat (13 Juni 2026 WIB), Lisa BLACKPINK tampil di Upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026.

Upacara pembukaan Piala Dunia FIFA 2026 ini diharapkan menjadi tontonan global yang memukau, tetapi gambar Lisa BLACKPINK yang tampil di depan tribun yang hanya terisi sebagian secara tak terduga memicu perdebatan sengit di dunia maya. 

Dengan beberapa perkiraan yang mengklaim hanya sekitar 40% kursi yang tampak terisi selama penampilannya, para kritikus dengan cepat mempertanyakan kekuatan bintang sang idola, bahkan beberapa menyarankan bahwa Lisa BLACKPINK "diabaikan" oleh penonton.

Media sosial langsung dipenuhi reaksi yang beragam. Beberapa pengguna terang-terangan mengejek penampilan Lisa, berpendapat bahwa pengaruhnya mungkin tidak sekuat yang diharapkan dan mengklaim bahwa tampil di depan kursi kosong merupakan momen canggung dalam kariernya yang sukses.

Namun, para penggemar di stadion dan analis sepak bola dengan cepat membela penyanyi tersebut, dengan menunjukkan konteks penting yang banyak diabaikan dalam diskusi daring.

Pada kenyataannya, Upacara pembukaan berlangsung sekitar dua jam sebelum pertandingan dimulai. 

Pada saat itu, banyak penggemar sepak bola masih berdatangan ke lokasi, melewati pemeriksaan keamanan, atau belum mengambil tempat duduk mereka.

Bagi para penggemar sepak bola sejati, daya tarik utama adalah pertandingan itu sendiri, bukan hiburan sebelum pertandingan. 

Sebagai bukti, banyak pengamat mencatat bahwa pada saat pertandingan antara Amerika Serikat dan Paraguay akan dimulai, stadion sudah hampir penuh. 

Mengingat waktu dan struktur unik dari turnamen sepak bola besar, menyebut Lisa sebagai orang yang "diabaikan" mungkin mengabaikan konteks yang lebih luas.

Pada akhirnya, sepak bola tetap menjadi inti dari Piala Dunia, sementara pertunjukan musik berfungsi sebagai tambahan perayaan. 

Kritik yang ditujukan kepada Lisa terkait tribun yang sebagian kosong juga memicu percakapan tentang apakah audiens daring terlalu keras terhadap para artis yang tampil di panggung simbolis global seperti Piala Dunia.

Terlepas dari perbincangan viral seputar kursi kosong, Lisa tetap profesional sepanjang penampilannya. 

Anggota BLACKPINK ini mencetak sejarah sebagai artis K-Pop wanita pertama dan artis Thailand pertama yang tampil di Upacara pembukaan Piala Dunia

Membawakan lagu 'Goals', salah satu lagu promosi resmi turnamen, Lisa bergabung dengan Anitta dan Rema untuk penampilan panggung yang energik dengan koreografi yang memukau dan visual yang menawan.

Mengenakan kostum panggung yang mencolok, Lisa memamerkan kepercayaan diri khasnya dan penampilan panggung yang memukau. 

Gerakan tariannya yang lincah, karisma, dan kualitas bintangnya menarik perhatian, sementara video penampilannya dengan cepat mengumpulkan banyak penonton secara online.

Tak lama setelah Upacara berakhir, nama Lisa melonjak di daftar pencarian trending di berbagai negara, memperkuat statusnya sebagai salah satu penghibur yang paling banyak dibicarakan di dunia.

Lahir dengan nama Lalisa Manobal pada tahun 1997 di Thailand, Lisa meraih ketenaran internasional sebagai member BLACKPINK, salah satu grup K-Pop wanita paling sukses dalam sejarah. 

Sejak debutnya pada tahun 2016, dia telah mendapatkan pengakuan dunia atas kemampuan menari, penampilan panggung, dan popularitas yang tak tertandingi di media sosial, di mana dia tetap menjadi salah satu artis K-pop yang paling banyak diikuti.

Selain aktivitas grupnya, Lisa telah membangun karier solo yang sangat sukses dengan berbagai rilisan yang diakui secara internasional. 

Dia juga sering tampil di acara-acara mode mewah dan kampanye merek, memperkuat reputasinya sebagai salah satu ikon budaya pop paling berpengaruh di Asia.

Baik melalui musik, mode, atau penampilan publik yang menjadi berita utama, Lisa secara konsisten mendominasi percakapan daring. 

Dan sekali lagi, penampilannya di Piala Dunia telah membuktikan betapa kuatnya pengaruh globalnya.***


Editor : Irma Nurfajri