Bapenda Kota Bogor Pasang Plang Penunggak Pajak untuk WP Bandel
Badan Pendapatan Daerah Bapenda Kota Bogor menindak Wajib Pajak (WP) yang menunggak pembayaran pajak dengan memasang plang penunggak pajak.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Badan Pendapatan Daerah Bapenda Kota Bogor menindak Wajib Pajak (WP) yang menunggak pembayaran pajak dengan memasang plang penunggak pajak.
Diharapkan dengan langkah pemasangan plang penunggak pajak itu WP bisa beriktikad baik untuk mencicil penyetoran pajak sesuai tunggakan kepada Bapenda Kota Bogor.
Total ada 10 rumah, lahan, dan tempat usaha yang 'dihiasi' Bapenda Kota Bogor dengan pemasangan plang penunggak pajak.
Kepala Bapenda Kota Bogor Deni Hendana menuturkan, penagihan pajak setiap tahun diminta bantuan pengacara negara atau Kejari Kota Bogor selama empat kali dalam setahun.
"Dari situ ada yang bayar dan ternyata ada yang masih tidak mau membayar. Jadi harus lebih 'menggigit' lagi penagihan ini," ungkap Deni pada Selasa 7 Januari 2025.
Deni memaparkan, untuk penagihan yang kedua dengan operasi sisir (Pasir), khususnya untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kedua lewat Opsir selama 4 bulan menghasilkan Rp32,8 miliar.
"Dalam opsir ini sampai dilibatkan RT dan RW di wilayah setempat. Namun terpotong juga event Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," ungkap didampingi Kabid Penagihan Dan Pengendalian Bapenda Kota Bogor, Anang Yusuf.
Deni menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, kemudian dipanggil oleh Kejari Kota Bogor. Ternyata sampai harus menyimpan plang penunggak pajak, kasusnya karena dar kurang bayar penagihan di panggil Kejari Kota Bogor dan kami harus memasang plang.
"Sebetulnya kegiatan seperti ini sudah dilakukan rutin, mau restoran, PBB, Hotel dan lainnya, tetap dipasang plang. Tapi kami memperhatikan apakah ada upaya pembayaran dari penunggak pajak, mau nyicil diperhatikan. Peribahasanya Seker Kalaupun bagaimana, berharap ayam bertelur, yang dipajak adalah telor nya.
Deni memaparkan, tahun lalu ada lima yang dipasang plang, kebanyakan pajak yang tertunggak takut PBB dan pajak hotel, restoran dan lainnya.Tahun 2025 ditarget sampai bulan Februari ada total ada 15 Wajib Pajak.
"Karena WP hutang pajak pertahun dan perbulan karena bisa jadi bertambah. Karena oru diharapkan agar segera menyetorkan pajak 6," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

