Baru Diresmikan Tiga Bulan Lalu, Penyangga ‎Jembatan Gantung Babakan Losari Cirebon Ambrol

Minggu 16 November 2025 malam, abutment atau struktur penyangga pondasi tembok penahan Jembatan Gantung Babakan Losari Kabupaten Cirebon ambrol. Padaha, jembatan itu baru diresmikan Dirjen Kementerian PU tiga bulan lalu. 

Baru Diresmikan Tiga Bulan Lalu, Penyangga ‎Jembatan Gantung Babakan Losari Cirebon Ambrol
Karuan, ambrolnya abutment tersebut membuat heboh warga sekitar. Pembangunan jembatan itu menghabiskan anggaran lebih dari Rp13 miliar dan diambil dari dana APBN. Saat ini, masyarakat justru khawatir imbas ambrolnya abutment berpengaruh kepada kekuatan kontruksi jembatan. (maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Minggu 16 November 2025 malam, abutment atau struktur penyangga pondasi tembok penahan jembatan Gantung Babakan Losari Kabupaten Cirebon ambrol. Padaha, jembatan itu baru diresmikan Dirjen Kementerian PU tiga bulan lalu. 

Karuan, ambrolnya abutment tersebut membuat heboh warga sekitar. Pembangunan jembatan itu menghabiskan anggaran lebih dari Rp13 miliar dan diambil dari dana APBN. Saat ini, masyarakat justru khawatir imbas ambrolnya abutment berpengaruh kepada kekuatan kontruksi jembatan

"Jelas-jelas yang bangun kementerian, tapi baru tiga bulan sudah jebol abutmentnya. Terus bagaimana dengan kekuatan konstruksi jembatannya. Warga sekarang jadi takut melintasi jembatan," kata Adi, salah satu warga sekitar yang hendak melintasi jembatan

jembatan yang menghubungkan akses warga Losari Kabupaten Cirebon dengan warga Kabupaten Brebes itu, saat ini kembali menjadi masalah. Warga lainnya bernama yusuf malah menduga dengan ambrolnya abutment disinyalir kualitas pekerjaan dikerjakan asal asalan. 

‎"Jadi untuk dindingnya itu hanya pasangan batu, tapi isi bagian dalamnya cuma diisi urugan tanah. Ketika hujan air meresap ke dalam dan mengakibatkan retakan kemudian ambruk," ungkapnya.

Dia menilai, jembatan gantung sepanjang 230 meter dan lebar 1,8 meter tersebut seharusnya menjadi penghubung vital antara Desa Babakan Losari Lor di Kabupaten Cirebon dan Desa Babakan Losari di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes. Namun baru seumur jagung, struktur jembatan kini mengalami kerusakan serius.

Diapun mempertanyakan kualitas pembangunan proyek yang semestinya dikerjakan dengan standar keamanan tinggi. Ambrolnya abutment jembatan dalam waktu singkat, memicu dugaan lemahnya perencanaan, kualitas material, ataupun pengawasan.

"Ini proyek kementerian loh, yang membangun harusnya kontraktor berkualitas. Tapi terbukti kan, untuk abutment saja bisa ambrol, terus bagaimana dengan kualitas struktur jembatan utama. Jangan-jangan dalam waktu dekat ambruk semua, " kata warga lainnya. 

Pantauan di lapangan terlihat, saat ini akses jembatan itu resmi ditutup. Penutupan dilakukan untuk menghindari risiko warga yang biasanya ramai berkunjung, termasuk yang datang hanya untuk berfoto di area jembatan


Editor : Doni Ramdhani