Beasiswa Libaasuttaqwa, Mencetak Mahasiswa Tahfiz Quran dan Berprestasi

Sejumlah mahasiswa Politeknik STTT Bandung menggelar kegiatan Beasiswa Pembinaan Tahfidz & Aktivis Masjid Libaasuttaqwa di kampusnya, Jalan Jakarta, Kota Bandung, pada Rabu (18/12/2019).

Beasiswa Libaasuttaqwa, Mencetak Mahasiswa Tahfiz Quran dan Berprestasi
Kegiatan Beasiswa Pembinaan Tahfiz dan Aktivis Masjid Libaasuttaqwa, Politeknik STTT Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung. (okky adiana)

INILAH, Bandung - Sejumlah mahasiswa Politeknik STTT Bandung menggelar kegiatan Beasiswa Pembinaan Tahfidz & Aktivis Masjid Libaasuttaqwa di kampusnya, Jalan Jakarta, Kota Bandung, pada Rabu (18/12/2019). Ini merupakan program beasiswa yang diadakan oleh alumni Libaasuttaqwa yang merupakan alumni muda Libaasuttaqwa dan Kampus Politeknik Bandung.

Pelopor Beasiswa Pembinaan Tahfidz & Aktivis Masjid Libaasuttaqwa, Agung Puji Utomo mengatakan, beasiswa ini untuk para mahasiswa/mahasiswi penghafal Al-Quran dan aktif menjadi aktivis.

Beasiswa ini berdiri sejak awal tahun 2018 dengan diikuti oleh peserta seleksi sebanyak 22 orang peserta di angkatan pertama, namun saat ini sudah melahirkan tiga angkatan pada beasiswa pembinaan tahfiz dan aktivis Masjid Libaasuttaqwa. "Ini dengan angkatan tiga pada tahun 2019 ini peserta seleksi beasiswa mencapai 46 orang," ucap Agung.

Dia mengungkapkan, tujuan dari program Beasiswa Libaasuttaqwa ini adalah untuk mencetak para mahasiswa/mahasiswi penghafal Al-Quran yang berprestasi serta dapat menjawab kebutuhan ummt dalam proses belajar mengajar serta menghafal Al-Quran, serta mencetak aktivis penghafal Al-Quran yang berprestasi dengan program pembelajaran.

"Tahfidz, tahsin, jasmani dan leadership (soft skill). Dan tentunya untuk menjadikan generasi yang hebat dalam fikriyah, amaliyah, dan jasadiyah," ujar Agung.

Dia mengatakan, dalam program Beasiswa Libaasuttaqwa ini terdapat pembinaan-pembinaan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa/mahasiswi peserta beasiswa, meliputi pembinaan, seperti pembinaan Tahsin Tajwid dan Tahfidz Al-Quran, Pembinaan Keorganisasian dan Leadership, Pembinaan Malam Bina Imam dan Taqwa (Mabit) dan Pembinaan Jasmani.

"Nanti di akhir para mahasiswa/i Beasiswa Pembinaan Tahfidz & Aktivis Libaasuttaqwa akan mendapat fasilitas berupa uang tunai yang akan digunakan untuk biaya pendidikan (SPP kuliah)," imbuh Agung.

Kendati begitu, kata Agung, ada beberapa kendala yang terkadang menghampiri mahasiswa, seperti terkait padatnya aktivitas mahasiswa/mahasiswi di perkuliahan, sehingga dari beberapa pembinaan beasiswa juga harus menyesuaikan kondisi mahasiswa/mahasiswi, agar tetap fokus dalam akademik dan meraih prestasi di perkuliahan.

Sebagai seorang alumni Politeknik STTT Bandung, dia berharap, program Beasiswa Libaasuttaqwa ini banyak muncul para mahasiswa/mahasiswi para penghafal Al-Quran yang juga berprestasi secara akademik, serta melahirkan para aktivis-aktivis penghafal Al-Quran yang akan menjadi pemimpin penerus bangsa. (okky adiana)


Editor : suroprapanca