Begini Cara Kodim Bantu Pemkot Bogor Genjot Vaksinasi

Kodim 0606/Kota Bogor konsisten membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggenjot angka vaksinasi Covid-19

Begini Cara Kodim Bantu Pemkot Bogor Genjot Vaksinasi
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim tengah melakukan vaksin booster
 
INILAHKORAN, Bogor - Kodim 0606/Kota Bogor  konsisten membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggenjot angka vaksinasi Covid-19 dengan menerjunkan dua tim tenaga kesehatan (nakes).
 
Diketahui dua tim ini dalam sehari bisa memvaksin 400 hingga 600 orang yang berada di enam titik sentra vaksinasi.
 
"Untuk membantu vaksinasi, kami ada dua tim nakes, ada dari Non Government Non Governmental Organization (NGO) dan Rumah Sakit (RS) Salak. Kami menggelar ini mengikuti arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menggenjot angka vaksinasi Kota Bogor," ungkap Dandim 0606/Kota Bogor Kolonel Inf Roby Bulan kepada INILAH pada Kamis (17/2/2022).
 
 
Roby melanjutkan, sesuai jadwal satu Minggu ada tiga kali diterjunkan dua tim ini, didukung dengan nakes yang ada. Ada enam sentra vaksin yang disupport pihaknya, Puri Begawan, BTM, Jambu Dua, Botani dan sisanya di sekolah.
 
"Kapasitas tempat sentra vaksin sangat memadai, untuk satu hari bisa kami memvaksin 400-600 warga.  Ini digelar sampai selesai, untuk dosis pertama sudah 100 persen, kemudian vaksin kedua 90 persen dan ketiga ini 10 persen. Vaksin ketiga tidak bisa dipaksakan, karena banyak yang belum memenuhi syarat," tuturnya.
 
"Apabila jangka waktu sudah bisa booster, warga bisa langsung divaksin booster. Kami tetap menerjunkan dua tim yang berjumlah satu timnya terdiri dari 10 orang dari Rumah Sakit (RS) Salak maupun Detasemen Kesehatan (Denkes)," tambahnya.
 
 
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno memaparkan, percepatan vaksinasi terus dilaksanakan baik untuk dosis 1, 2 maupun booster. Kegiatan dilaksaan baik di sentra kota maupun di sentra wilayah kelurahan.
Capaian vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 103,09%; dosis 2 89,67% dan dosis 3 11,07%. Vaksinasi lansia mencapai 81,06%; vaksinasi anak 97,64%.
 
"Kota Bogor hari ini berada di level 3.
Upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 yang dilakukan adalah Penegakan Protokol Kesehatan (Prokes), penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment), Meningkatkan testing kepada sasaran kontak erat dan suspek (yang bergejala). Mengaktifkan layanan Telemedicine dalam penanganan kasus tidak bergejala atau gejala ringan," tuturnya.
 
 
Retno menjelaskan, pengendalian Bed Occupancy Rate (BOR) Rumah Sakit (RS) dengan menambah jumlah Tempat Tidur (TT) Isolasi. Kemudian pihaknya juga memastikan ketersediaan oksigen dan obat.
 
"Camat,Lurah, RW siaga Covid, memperketat pengawasan terhadap warga yang datang dari luar kota (pelaku perjalanan), dengan menghimbau melakukan karantina selama 5 hari setelah tiba dari perjalanan. Kemudian kami melakukan akselerasi vaksinasi," pungkasnya.***


Editor : inilahkoran