Begini Kronologis Wanita Muda Nyaris Diperkosa di Bukit Palintang Ujungberung
Seorang wanita muda nyaris jadi korban pemerkosaan di Hutan Palintang, Ujungberung, Kota Bandung. Baru saja berkenalan lewat medsos.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Seorang wanita muda nyaris jadi korban pemerkosaan di hutan palintang, Ujungberung, Kota Bandung. Baru saja berkenalan lewat medsos.
Katim Satu Prabu Lodaya Polrestabes Bandung, Ipda Reza Aji Ibrahim, membeberkan kronologis penemuan sekaligus pengevakuasian wanita tersebut.
Reza Aji Ibrahim menyebutkan, wanita tersebut sebenarnya baru berkenalan dengan laki-laki yang hampir saja memperkosanya itu.
Meski baru berkenalan, laki-laki tersebut seperti kebablasan. Dia mengajak wanita itu untuk berhubungan badan.
Wanita tersebut menolak ajakan tersebut. Penolakannya membuat laki-laki itu gusar dan bersikap hendak meninggalkannya.
Saat itulah, sang wanita memilih kabur. Meski terlihat hendak meninggalkan, ternyata laki-laki itu masih sempat membuntutinya sebelum akhirnya memilih kabur.
“Dalam keadaan takut, wanita itu lari. Kami langsung menjemputnya. Posisinya berada di bawah dekat perkampungan,” kata Reza Aji Ibrahim.
Wanita itu dievakuasi di sebuah perbatasan kawasan perhutanan dan perkampungan di wilayah Nagrok, Ujungberung, Jumat 1 November 2024 dini hari tadi, sekira pukul 02.20 WIB.
Katim satu Prabu Ipda Reza Aji Ibrahim menuturkan, awal evakuasi ini saat tim yang dipimpinnya mendapatkan laporan pengaduan melalui call center Prabu dari seorang wanita.
Korban mengaku ditinggalkan di hutan palintang oleh seorang laki-laki yang baru dikenalnya di media sosial.
Dalam pesan yang dikirim wanita itu, ia mengaku ketakutan dan meminta tolong untuk dijemput karena sendirian berada di wilayah hutan.
Tim Prabu satu yang menerima laporan pengaduan langsung bergerak ke wilayah Nagrog, Ujung Berung untuk mengevakuasi wanita tersebut.
Mereka sempat kesulitan menempuh jalur karena merupakan jalur motor cross hingga akhirnya dapat menemukan korban.***
Editor : Zulfirman

