Begini Perjalanan Jennie BLACKPINK dari Selandia Baru sampai Debut di Bawah Agensi YG

Jennie BLACKPINK ceritakan perjalanannya dari Selandia Baru dan kembali ke Korea untuk debut di agensi YG.

Begini Perjalanan Jennie BLACKPINK dari Selandia Baru sampai Debut di Bawah Agensi YG
Jennie BLACKPINK ceritakan perjalanan debutnya.

INILAHKORAN, Bandung - Jennie BLACKPINK baru-baru ini membuka diri tentang pengalaman yang membentuknya dalam acara 'You Quiz on the Block' yang tayang pada Rabu, 7 Mei 2025.

Jennie BLACKPINK menceritakan mulai dari tumbuh sendirian di Selandia Baru hingga memutuskan untuk menekuni Musik dan bergabung dengan agensi YG Entertainment di Korea Selatan.

Jennie BLACKPINK pindah ke Selandia Baru dari Korea Selatan saat dia berusia Sepuluh tahun, sebuah keputusan yang didorong oleh visi ibunya. 

“Saya pikir ibu saya hanya ingin saya tumbuh di dunia yang lebih besar,” kenang Jennie BLACKPINK

“Dia menganggap penting untuk belajar bahasa sejak dini, jadi dia tinggal bersama saya selama dua bulan pertama, dan setelah itu, saya tinggal sendiri,” jelas Jennie BLACKPINK.

Dalam momen yang lucu, Jennie BLACKPINK menambahkan, “Dia bilang aku biasa bilang, 'Jangan telepon aku—aku sedang sibuk bermain.' Aku pasti sudah mengerti saat itu bahwa jika aku tetap tinggal di Korea, aku akan tenggelam dalam studiku.”

Kehidupannya di Selandia Baru membebaskan sekaligus membentuk dirinya, “jka kami belajar selama satu jam, kami bisa berlarian selama dua jam. Kami belajar memasak, seni, dan melakukan banyak kegiatan luar ruangan,” katanya. 

“Saya ingat berpikir, 'Apakah ada tempat yang lebih baik untuk saya daripada ini?' Awalnya saya tidak bisa berbicara bahasa Inggris, tetapi saya bisa menguasainya dalam enam bulan demi bertahan hidup,” tuturnya.

Setelah lima tahun di luar negeri, Jennie BLACKPINK menghadapi persimpangan jalan ketika ibunya menyarankan untuk kuliah di AS.

Sebaliknya, Jennie BLACKPINK telah menemukan tujuannya. Keputusannya untuk masuk agensi YG Entertainment bukanlah sesuatu yang acak. 

Musik mereka cocok dengan selera saya, dan saya mengagumi artis-artis senior di sana,” jelasnya.

Dengan tekad bulat, Jennie BLACKPINK mengikuti audisi privat. “Saya menemukan audisi privat dan mengikutinya. Tepat setelah itu, saya mendapat telepon dari CEO.”

Jennie BLACKPINK bergabung dengan YG sebagai trainee hanya sebulan setelah kembali ke Korea.

Meski dia lulus audisi dengan cepat, jalan menuju Debut masih panjang. "Saya selalu yakin bahwa saya akan berhasil apa pun yang terjadi."

Jennie BLACKPINK melanjutkan, "Saya frustrasi dengan lamanya Pelatihan, tetapi saya tidak membencinya."

Namun, tekanan hidup sebagai trainee tidaklah mudah, terutama selama masa remajanya. “Tidak memiliki kebebasan itu sulit. Saya tidak bisa bertemu teman-teman, dan jika saya keluar, saya akan dimarahi.”

“Suatu kali saya pergi ke Hongdae untuk minum kopi dan disuruh segera kembali. Evaluasi bulanan itu menakutkan. Saya sangat pemalu, dan mereka menyuruh saya berbicara lebih keras,” ungkapnya.

Dari seorang gadis berusia Sepuluh tahun yang belajar menjalani hidup di negara asing hingga remaja yang bertekad mengikuti audisi untuk perusahaan impiannya, Perjalanan Jennie BLACKPINK adalah bukti dari kejelasan, ketahanan, dan pengarahan diri yang kuat.

Kisahnya mengungkap bahwa di balik kemewahan ketenaran global terdapat jalan panjang yang diaspal dengan pengorbanan pribadi dan keyakinan yang tak tergoyahkan.***


Editor : Irma Nurfajri