Begini Respon Dinkes Kota Bandung Soal Demo Penolakan Nyamuk Wolbachia
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung buka suara, terkait adanya penolakan program wolbachia yang dilakukan sekelompok warga Bandung pada Senin 18 Desember 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung buka suara, terkait adanya penolakan program wolbachia yang dilakukan sekelompok warga Bandung pada Senin 18 Desember 2023.
Kepala Dinkes Kota Bandung Anhar Hadian mengatakan, masyarakat di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujung Berung, sejatinya tidak ada yang menolak akan program tersebut.
"Jadi kita pun menanyakan, warga mana yang menolak. Karena setahu kita, warga di Kecamatan Ujung Berung tidak ada yang menolak," kata Anhar Hadian pada Selasa 19 Desember 2023.
Menurut ia, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan bakteri wolbachia yang dapat digunakan untuk memberantas nyamuk aedes aygepti penyebab kasus demam berdarah dangue (DBD).
Masyarakat pun, khususnya warga di Kelurahan Pasanggrahan, Kecamatan Ujung Berung, dituturkannya telah memahami dengan baik akan kebermanfaatan program tersebut.
"Kita rasanya sudah intens melakukan penyuluhan sebelum program ini dilaksanakan di Kelurahan Pasanggrahan. Kita berkeyakinan, program ini sangat baik. Para ahli pun mengatakan demikian," ucapnya.
Anhar menambahkan, Dinkes Kota Bandung telah menyebar puluhan ribu telur aedes aygepti berbakteri wolbachia di Kelurahan Pasanggrahan. Namun hasilnya, baru akan terlihat satu dua tahun ke depan.
"Sejauh ini berhasil. Telur-telur ini sudah menjadi nyamuk dan sudah menyebar. Ini perlu proses dan baru akan terlihat hasilnya setelah satu dua tahun ke depan. Evaluasinya nanti oleh Kemenkes," ujar dia.
Sebelumnya, sekelompok warga melakukan aksi damai di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Senin 18 Desember 2023. Mereka memprotes pemerintah memaksa menyebarkan nyamuk wolbachia di Kota Bandung. *** (yogo triastopo)
Editor : Ahmad Sayuti

