Bek Persib Kakang Rudianto Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026
Bek Persib Kakang Rudianto menjagokan Portugal di Piala Dunia 2026, ini alasannya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Bek Persib, Kakang Rudianto jagokan Portugal di Piala Dunia 2026. Dominan menjadi alasannya.
Menurutnya, Timnas Portugal dinilai memiliki skuat yang mumpuni dan berkualitas di setiap lininya. Dari belakang, tengah hingga depan.
“Portugal lebih dominan karena mempunyai gelandang yang berkualitas Piala Dunia sekarang,” ujar Kakang, Kamis (11/6/2026).
Namun, bek bernomor punggung 5 di Persib Bandung ini tidak menjanjikan untuk menyaksikan seluruh pertandingan Portugal di Piala Dunia 2026. Apalagi, pertandingan digelar pada waktu dini hari.
“Mungkin menyempatkan diri untuk nonton bareng ketika final,” katanya.
Kakang mengaku gelaran Piala Dunia ini mengingatkannya saat masih belia. Namun saat itu turnamen akbar antar negara ini digelar saat bulan Ramadan.
“Momen paling berkesan waktu kecil ketika nonton Piala Dunia abis sahur, vibes nya Piala Dunia banget,” seraya tertawa
Akan tetapi, pemain asal Cianjur ini tak pernah mengidolakan satu pemain di Piala Dunia tersebut. Sebaliknya dilihat secara tim.
“Ya, tentunya lebih mendukung secara tim,” tegasnya.
Diketahui, Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah. Pasalnya turnamen yang akan dimulai pada 12 Juni hingga 20 Juli ini menerapkan format baru yang melibatkan 48 tim, sistem grup yang diperluas, serta rangkaian fase gugur yang lebih panjang.
48 tim peserta tersebut akan dibagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim. Pada fase grup, setiap tim akan memainkan tiga pertandingan.
Setelah fase grup, turnamen berlanjut ke babak 32 besar. Dua tim teratas dari setiap grup, ditambah delapan peringkat ketiga terbaik, akan melaju ke fase tersebut.
Mulai babak 32 besar hingga final, pertandingan menggunakan sistem gugur. Artinya, setiap laga menjadi penentuan. Mereka yang menang akan lolos, sementara yang kalah langsung tersingkir.
Editor : Ahmad Sayuti


