Bekerja Harus Jadi Tiket Masuk Surga
Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) Mahmud mengajak seluruh civitas akademika agar terus bekerja sesuai dengan kapasitas dan potensi masing-masing.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung (UIN SGD) Mahmud mengajak seluruh civitas akademika agar terus bekerja sesuai dengan kapasitas dan potensi masing-masing.
"Karena sebagian besar waktu kita dihabiskan di kantor, mari kita jadikan bekerja ini sebagai tiket masuk surga dengan melakukan kerjasama dan sama-sama bekerja untuk meningkatkan marwah kampus," ujar Mahmud, Rabu (23/9/2020).
Salah satu cara mewujudkan kampus yang unggul kata Mahmud, maju, kompetitif dan berakhlakul karimah ini dapat dilakukan saat bekerja dengan membudaya salam, senyuman, sapa.
Meskipun masa pandemi aktivitas dan kegiatan bekerja di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung, khususnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) mesti tetap produktif.
Pembinaan Berbasis Pelatihan
Rektor UIN SGD Bandung dalam pengarahaan pembinaan terhadap Aparat Sipil Negara (ASN) pada unit kerja Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) menyampaikan, perlunya pembinaan berbasis pelatihan.
“Kita lakukan terobosan. Saya ingin pada bidang layanan ini, orang masuk ke UIN nyaman. Bukan menggerutu setelah selesai pelayanan. Coba saja lihat di bank. Nyaman.” ujar Rektor.
Rektor menekankan bahwa pelayanan ini orang harus tahu teorinya. Karena basis dari praktik ini adalah teori. Siapa orang yang tidak pakai teori, mereka tidak akan sukses. Maka semua harus diilmukan termasuk tenaga kependidikan (Tendik), kalau melayani harus senyum ada ilmunya itu.
“Maka perlu ada treatment-treatment untuk tendik, sehingga punya ilmu pelayanan. Saat masuk ruangan, yang dilayani harus merasa nyaman,” tutur Rektor.
Pria asal Bekasi ini mengajak agar dalam bekerja semua hadiri bisa mempraktikkan ilmu ikhlas seraya mengutip sebuah hadits.
“Ke depan pembinaan-pembinaan harus berbasis pelatihan sehingga memiliki output, tendik terbekali dengan ilmu praktis tentang pelayanan,” tegas Rektor. (Okky Adiana)
Editor : JakaPermana


