Belasan K9 Diturunkan Cari Korban Tertimbun Akibat Gempa Bumi Cianjur

Polda Jabar dibantu Mabes Polri, turunkan belasan ekor anjing K9, untuk melakukan pencarian terhadap korban yang tertimbun, akibat gempa bumi, di Kabupaten Cianjur.

Belasan K9 Diturunkan Cari Korban Tertimbun Akibat Gempa Bumi Cianjur

INILAHKORAN, Bandung - Polda Jabar dibantu Mabes Polri, turunkan belasan ekor anjing K9, untuk melakukan pencarian terhadap korban yang tertimbun, akibat gempa bumi, di Kabupaten Cianjur.

"Total ada 16 ekor anjing (pelacak) yang diturunkan gabungan dari Polda Jabar dan Mabes Polri," kata Kabidhumas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Selasa  22 November 2022.

Sampai saat ini pencarian pun masih dilakukan. Belum ada kelanjutan kabar terbaru dari pencarian tersebut.

"Masih kita lakukan pencarian," katanya.

Seperti diketahui, sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menjadi korban terdampak timbunan longsor akibat gempa yang terjadi pada Senin 21 November 2022 siang. Proses evakuasi para korban sempat dihentikan karena sempat terjadi gempa susulan.

"Sementara ini terdeteksi 40 KK menjadi korban yang tertimbun longsor di Kecamatan Cugenang. Saat ini evakuasi dihentikan sementara karena situasi gelap dan masih ada gempa susulan," ucap Ibrahim saat dihubungi.

Saat ini, kata Ibrahim, Kapolres Cianjur bersama anggotanya masih bersiaga di lokasi kejadian. Proses evakuasi pun akan segera dilakukan kembali.

"Pasukan Dalmas masih siaga di TKP, kegiatan tadi dipimpin langsung oleh Kapolres Cianjur," ucap dia.

Selain itu, Markas Polres Cianjur juga mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang terjadi. Meski sejumlah ruangan rusak, namun pelayanan tetap berjalan seperti biasanya.

Untuk membantu para korban terdampak gempa, Polres Cianjur juga telah membuka posko bencana. Para korban akan menempat posko tersebut sementara untuk mendapatkan penanganan medis.

"Perkembangan saat ini Polres Cianjur telah membuka Posko Bencana bertempat halaman Mapolres Cianjur, dan sebagian warga masyarakat sekitar yang terdampak dilakukan evakuasi di Mapolres," ucap Ibrahim. (cesar yudsitira)


Editor : Ahmad Sayuti