INILAH, Bogor- Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih Kota Bogor, kemungkinan, bakal ditunda. Bima Arya Sugiarto enjoy aja.
Bima Arya semringah dengan adanya kabar pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih diundur dari jadwal semula, 7 April 2019. “Alhamdulillah saja kalau pelantikan ditunda. Berarti saya punya waktu rehat bersama keluarga,” ujarnya di Kota Bogor, Rabu (27/3).
Dengan ditundanya pelantikan tersebut, berarti terhitung 7 April itu Bima akan meninggalkan Balai Kota Bogor untuk sementara waktu. Sebab, masa tugasnya sebagai Wali Kota Bogor periode 2014-2019 habis pada hari itu.
Bima berencana memanfaatkan waktu luang tersebut untuk mencurahkan waktu bersama keluarga. Kebetulan, hari-hari tersebut bertepatan dengan waktu liburan sekolah.
“Karena pas dengan liburan anak sekolah. Bayangkan, selama lima tahun wali kota tidak pernah cuti. Kalau kepala dinas bisa cuti, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor tidak bisa cuti,” ungkap Bima kepada wartawan.
Bima mengaku, akan memanfaatkan masa menunggu pelantikannya dengan rehat sejenak bersama keluarga. Apalagi kalau diundurnya pelantikan adalah selama tiga bulan. “Nah berarti rehatnya tiga bulan juga. Jadi saya mah ikut saja,” tambahnya.
Bima menjelaskan, berdasarkan aturan, untuk proses penundaan kurang dari 30 hari maka Sekda otomatis menjadi Pelaksana Harian (Plh). Tapi kalau lebih dari 30 hari mungkin kepala dinas dari provinsi yang akan turun sebagai pelaksana tugas (Plt).
“Hal ini masih menunggu kepastiannya. Karena kemarin Pak Gubernur menyampaikan surat dan menanyakan bagaimana kira-kira kondisi. Saya bersama Kapolres dan Dandim sampaikan bahwa prinsipnya kami siap saja karena kondusif di Kota Bogor. Tapi kalau ada kebijakan lain juga ya santai saja,” jelasnya.
Sebelumnya, Bima menuturkan, rencananya untuk pelantikan 7 April 2019 di Bandung, di hari yang sama dirinya langsung ke Balai Kota Bogor menggunakan bus beserta rombongan.
“Di Balai Kota Bogor saya bersama Kang Dedie, akan menyampaikan pidato pertama sebagai wali kota. Ya waktunya bada ashar dengan mengundang perwakilan warga, tokoh-tokoh termasuk tokoh nasional,” ungkap Bima.
Bima melanjutkan, dalam penyambutan nanti di Balai Kota acara berlangsung sederhana. Rencananya dirinya bersama Dedie A Rachim usai dilantik akan menumpang bus dari Bandung ke Bogor.
“Acara sederhana saja. Kan dari Bandung naik bus ke Bogor. Mungkin nanti ada sedikit prosesi di Balai Kota untuk menyambut Kang Dedie sebagai pendatang baru. Saya berharap juga ada warga yang turut menyaksikan,” tambahnya.
Bima menegaskan, dirinya berharap Wakil Wali Kota Bogor periode 2014-2019, Usmar Hariman dapat hadir karena ada tradisi pisah sambut. “Saya juga berharap Pak Usmar hadir karena saya ingin membangun suatu tradisi pelepasan dengan penuh penghormatan terhadap Pak Usmar,” pungkasnya.