Belum Setahun, Jalan Cor Cicangkudu Retak dan Amrbol

Warga Kampung Cicangkudu, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mempertanyakan pengecoran jalan dan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambrol dan retak retak di beberapa bagian.

Belum Setahun, Jalan Cor Cicangkudu Retak dan Amrbol

INILAH,Bandung – Warga Kampung Cicangkudu, Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, mempertanyakan pengecoran jalan dan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang ambrol dan retak retak di beberapa bagian. Padahal, jalan desa sepanjang kurang lebih 300 meter itu baru saja dibangun sekitar enam bulan lalu.

Saepudin (50), salah seorang warga Cicangkudu, mengatakan beton di jalan yang berada di RT 3 RW 3 tersebut tak lama berselang setelah pengerjaan dan mulai dipergunakan di beberapa bagian jalan retak retak dan bolong sedalam kurang lebih 5 cm. Kemudian, kata dia, belum lama ini ia melihat jalan tersebut betonnya ambrol sepanjang kurang lebih 5 meter dibagian sisi kiri jalan.

"Silakan saja lihat itu betonnya kok bisa ambrol begitu. Padahal seingat kami pengecoran jalan itu baru dilakukan pada awal 2019 ini, tapi kok sudah retak retak dan jebol," kata Saepudin, Jumat (21/6/2019).

Menurut Saepudin, sebenarnya dari awal pembangunan dan digunakan, ia dan warga di kampung itu heran. Sebab, belum lama dibangun, badan jalan sudah retak retak. Maka tak heran jika saat ini beton di jalan tersebut ambrol. 

Bahkan tak hanya itu saja, TPT yang juga dibangun dalam waktu yang hampir bersamaan itu bernasib sama. Tembok TPT mulai mengelupas, miring nyaris rubuh dan rusak dibeberapa bagian.

"Memang jalan ini setiap hari dilalui oleh berbagai kendaraan, termasuk dump truk pengangkut tanah urugan. Tapi kami pikir walaupun sering dilintasi kendaraan besar kayaknya nggak akan secepat itu rusaknya," ujarnya. (dani r nugraha)


Editor : Zulfirman