Bentrokan Warga Parungpanjang dengan Sopir Truk Khusus Tambang Tadi Malam Berhasil Dicegah

Polres Bogor berhasil mencegah bentrokan warga Parungpanjang dengan sopir truk khusus tambang di wilayah Kecamatan Parungpanjang pada Kamis malam atau Jumat 19 September 2025 dini hari tadi.

Bentrokan Warga Parungpanjang dengan Sopir Truk Khusus Tambang Tadi Malam Berhasil Dicegah
Insiden bentrokan warga Parungpanjang dengan sopir truk khusus tambang itu terjadi lantaran sopir truk khusus tambang berniat unjuk rasa dengan aksi mogok dan memarkirkan truk kendaraanya di jalan perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Tanggerang  (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Polres Bogor berhasil mencegah bentrokan antara warga Parungpanjang dengan sopir truk khusus tambang di wilayah Kecamatan Parungpanjang pada Kamis malam atau Jumat 19 September 2025 dini hari tadi.

Insiden bentrokan warga Parungpanjang dengan sopir truk khusus tambang itu terjadi lantaran sopir truk khusus tambang berniat unjuk rasa dengan aksi mogok dan memarkirkan truk kendaraanya di jalan perbatasan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Tanggerang 

Sementara, warga sekitar merasa terganggu akan rencana aksi tersebut, dan berkeinginan sopir truk tambang mematuhi jam operasional truk khusus tambang.

"Alhamdulillah, bentrokan masyarakat (sipil) antara warga dengan sopir truk khusus tambang tadi malam berhasil kami cegah. Masing- asing pihak, kami minta untuk menahan diri," ujar Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto kepada wartawan, Jumat 19 September 2025.

Wikha menuturkan, langkah mitigasi atau pencegahan bentrokan juga dilakukan, baik oleh Pemkab Bogor maupun Pemkab Tanggerang.

"Hari ini, kami rapat di Pendopo Bupati Bogor di Cibinong, dua hari ke depan kami akan mengatur atau membekukan dulu Perbup Bogor terkait jam operasional truk tambang," tutur AKBP Wikha Ardilestanto.

Selanjutnya, mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu menambahkan jam operasional truk khusus tambang akan diatur sesuai jadwal perbaikan atau peningkatan jalan di Kecamatan Parungpanjang, Rumpin, Cigudeg dan Tenjo.


Editor : Doni Ramdhani