Beredar Kabar Kantor Disdik Jabar Ditutup, Kadisdik: Tidak Ada!

Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat diisukan ditutup sementara setelah ditemukan adanya sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar Covid-19. Kabar tersebut ditepis langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi, Rabu (19/8/2020).

Beredar Kabar Kantor Disdik Jabar Ditutup, Kadisdik: Tidak Ada!
Kadisdik Jabar Dedi Supandi.

INILAH, Bandung- Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat diisukan ditutup sementara setelah ditemukan adanya sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar Covid-19. Kabar tersebut ditepis langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedi Supandi, Rabu (19/8/2020).

Dedi mengatakan, pemberlakuan lockdown pada kantor Disdik Jabar tersebut merupakan informasi yang salah.  

"Tidak ada penutupan kantor. Posisi saya saja sekarang di kantor," ujar Dedi. 

Dedi membenarkan, pihaknya telah melaksanakan tes swab bagi seluruh karyawan di lingkungan Disdik Jabar pada 11 Agustus 2020 ini. Tes tersebut, dia melanjutkan, juga diikuti oleh pejabat struktural di 13 Kantor Cabang Disdik (KCD). Di mana dari 497 orang yang melaksanakan tes hanya 5 persen yang positif.

"Itu sudah kita berikan pilihan isolasi mandiri atau di BPSDM, sementara kontak tracing terus kita lakukan," ungkap dia.

Dedi melanjutkan, dari sekitar 20-an pegawai yang positif tidak seluruhnya berasal dari kantor pusat Disdik Jabar. Tetapi tersebar di sejumlah KCD, salah satunya di KCD Cianjur.  

Meskipun tidak merinci, Dedi memastikan, tes swab lanjutan telah diikuti oleh karyawan yang diklaim positif dengan hasil CT di atas 37.  "Dan kemarin sudah kita lakukan lagi swab bagi yang 5 persen itu dan hasilnya negatif. Tinggal tersisa sekitar 8 orang lagi yang belum dites swab. Sampai dengan hari ini, tinggal 8 orang. kalau dites swab hari ini, bisa berkurang lagi (kasus positifnya)," pungkas Dedi. (riantonurdiansyah) 


Editor : Bsafaat