Berkaitan dengan Nama Baik NewJeans, Tim Bunnies Dituntut Atas Penggalangan Dana Ilegal

Penggemar setia NewJeans, Tim Bunnies telah melakukan donasi secara ilegal

Berkaitan dengan Nama Baik NewJeans, Tim Bunnies Dituntut Atas Penggalangan Dana Ilegal
NewJeans dan penggemarnya Tim Bunnies.

INILAHKORAN, Bandung - Penggemar setia NewJeans, Tim Bunnies tampaknya sudah bergerak secara diam-diam untuk membantu girl grup kesayangan mereka.

Tim Bunnies, sebuah grup Penggemar yang memproklamirkan diri sebagai Penggemar NewJeans, telah diselidiki secara hukum setelah diduga melanggar undang-undang Donasi Korea Selatan dalam sebuah penggalangan dana daring.

Tim Bunnies telah mengumpulkan dana dengan tujuan untuk mengambil tindakan hukum terhadap para komentator jahat yang menargetkan membet NewJeans.

Menurut Kantor Polisi Seoul Jongam, seorang perwakilan dari Tim Bunnies, yang disebut sebagai "A," telah diteruskan ke Kantor Kejaksaan Distrik Utara Seoul karena melanggar Undang-Undang Pengumpulan dan Penggunaan Donasi.

Pada 21 Oktober 2024, Tim Bunnies meluncurkan penggalangan dana publik melalui media sosial, mengajak para Penggemar untuk menyumbang demi tuntutan hukum terhadap para pencemar nama baik di dunia maya.

Inisiatif ini berhasil mengumpulkan dana sebesar ₩51,22 juta hanya dalam waktu 8 jam.

Namun, berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Donasi, setiap penggalangan dana yang melebihi ₩10 juta wajib didaftarkan terlebih dahulu kepada otoritas terkait.

Kegagalan untuk mematuhinya dapat mengakibatkan hukuman penjara hingga tiga tahun atau denda hingga ₩30 juta.

Masalah ini terungkap setelah seorang warga yang prihatin mengajukan keluhan melalui platform petisi nasional.

Pelapor menghubungi Pemerintah Kota Seoul, yang mengonfirmasi tidak adanya pendaftaran sebelumnya, yang kemudian mendorong penyelidikan resmi.

Tim Bunnies telah menerima pujian dari direktur kreatif NewJeansMin Hee Jin, yang menggambarkan mereka "seperti Hong Gil-dong" (pahlawan rakyat Korea) saat tampil di depan publik.

Namun, tindakan mereka juga telah menyebabkan perpecahan di dalam fandom.

Beberapa anggota Bunnies, basis Penggemar resmi NewJeans, telah menjauhkan diri dari Tim Bunnies, dan mengklarifikasi kepada HYBE bahwa pandangan grup tersebut tidak mewakili komunitas yang lebih luas.

Kontroversi semakin dalam ketika Tim Bunnies berpartisipasi dalam acara promosi Indomie, merek makanan asal Indonesia yang didukung oleh NewJeans.

Mereka melakukan survei yang membutuhkan data pribadi, nama, nomor telepon, dan email, yang menimbulkan kekhawatiran tentang privasi.

Meskipun terdapat kontroversi ini, Tim Bunnies mengidentifikasi dirinya sebagai kolektif profesional dari berbagai bidang seperti hukum, media, keuangan, budaya, dan seni, yang disatukan oleh dukungan mereka terhadap NewJeans.

Menariknya, Tim Bunnies belum pernah tampil di depan publik. Sesuai dengan pernyataan Min Hee Jin, mereka beroperasi secara diam-diam dan bahkan dilaporkan telah bertemu dengan perwakilan hukum grup tersebut setelah kekalahan mereka di pengadilan baru-baru ini.

Kasus Tim Bunnies menggarisbawahi tanggung jawab hukum dan etika yang menyertai inisiatif yang dipimpin Penggemar, terutama dalam lingkungan Donasi yang diatur ketat di Korea Selatan.

Seiring budaya fandom semakin memengaruhi industri hiburan, insiden ini dapat menjadi preseden bagi kegiatan serupa di masa mendatang.***


Editor : Irma Nurfajri