Berkat Nilai Restorasi, Partai Nasdem Raih Pencapaian Luar Biasa di Pileg 2024
Di Kabupaten Bogor, Partai Nasdem meraih pencapaian luar biasa karena berhasil meloloskan 4 kader terbaiknya di DPRD Kabupaten Bogor, 1 kader terbaiknya di DPRD Jawa Barat damln 1 kader terbaiknya di DPR-RI
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Partai Nasdem memasuki usia 13 tahun, memasuki masa 'remaja'. Namun, Partai Nasdem di Pemioihan Legislatif (Pileg) 2024, berhasil mengantarkan kader terbaiknya Saan Mustopa menjadi Wakil Ketua DPR-RI.
Tak hanya itu, di Kabupaten Bogor, Partai Nasdem meraih pencapaian luar biasa karena berhasil meloloskan 4 kader terbaiknya di DPRD Kabupaten Bogor, 1 kader terbaiknya di DPRD Jawa Barat damln 1 kader terbaiknya di DPR-RI.
Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kabupaten Bogor Azwar Anas menuturkan bahwa keberhasilan - keberhasilan diatas karena nilai-nilai restorasi Partai Nasdem yang menawarkan perspektif yang menarik dalam konteks politik Indonesia.
"Terutama karena fokusnya pada perubahan besar dan perbaikan mendasar Bangsa Indonesia," tutur Azwar Anas kepada wartawan, Senin, 11 November 2024.
Azwar Anas menambahkan restorasi memiliki nilai-nilai fundamental yang mendorong perubahan politik yang lebih baik di Indonesia.
"Restorasi adalah lebih dari sekadar perubahan, melainkan sebuah upaya menyeluruh untuk memperbaiki dan membangun kembali sistem politik yang lebih berintegritas, berpihak pada rakyat, dan mampu menjawab tantangan zaman," tambahnya.
Ia juga percaya bahwa politik harus bersih dari transaksi yang hanya menguntungkan kepentingan kelompok atau individu tertentu.
Restorasi berarti menciptakan sistem politik yang jujur dan berintegritas, di mana para pemimpin bekerja untuk rakyat tanpa terpengaruh oleh kepentingan pribadi atau politik uang.
"Restorasi juga mencakup komitmen terhadap demokrasi yang substantif. Bahwa demokrasi yang diinginkan bukan hanya sebatas prosedur, tetapi demokrasi yang benar-benar mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat," tambahnya.
Demokrasi saat ini, lanjut Azwar Anas sangat membutuhkan partisipasi aktif dari rakyat dan keterbukaan dari para pemimpin dalam mengambil keputusan yang berlandaskan pada kepentingan publik.
"Restorasi harus berfokus pada pemerataan kesejahteraan dan keadilan sosial. Ini berarti memperjuangkan kebijakan yang mengurangi kesenjangan sosial, memberikan akses yang adil terhadap pendidikan, kesehatan, dan peluang ekonomi, serta memastikan kesejahteraan merata di seluruh wilayah. Restorasi juga mengedepankan konsep kepemimpinan yang melayani, bukan yang dilayani. Para pemimpin harus mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya," lanjut pria yang sebelumnya berprofesi sebagai Dosen tersebut.
Ia menjelaskan lepemimpinan saat ini harus didasari pada prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas untuk menjamin bahwa setiap kebijakan atau keputusan benar-benar bermanfaat bagi rakyat.
Restorasi dengan semangat saling asah, asih dan asuh mengandung makna yang dalam, terutama dalam konteks membangun hubungan antarindividu, komunitas, dan bangsa secara lebih harmonis dan penuh kasih.
Dengan semangat saling asah, asih dan asuh ini, restorasi tidak hanya sekadar memperbaiki aspek-aspek struktural atau sistem politik, tetapi juga menyentuh nilai-nilai kemanusiaan dan Partai Nasdem berupaya menanamkan nilai-nilai keadilan sosial dalam setiap kader agar mampu memahami dan merespons kebutuhan masyarakat, terutama yang berada di lapisan bawah.
"Dengan kepekaan sosial yang terus diasah, kader Partai Nasdem diharapkan dapat menjadi pemimpin yang berpihak pada kesejahteraan rakyat dan mengurangi ketimpangan sosial mulai dari tetangga di rumahnya. Restorasi adalah langkah besar untuk mengubah wajah politik Indonesia menuju sistem yang lebih adil, bersih, dan pro-rakyat," jelasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

