Berobat ke Puskesmas, Ibu Hamil Asal Garut Hilang dari Jumat

Seorang perempuan hamil enam bulan dilaporkan hilang setelah berobat ke Puskesmas Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, pada Kamis 24 April 2025. Kasus ini telah dilaporkan oleh sang suami ke Polsek Rancasari dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

Berobat ke Puskesmas, Ibu Hamil Asal Garut Hilang dari Jumat

INILAHKORAN, Bandung - Seorang perempuan hamil enam bulan dilaporkan hilang setelah berobat ke Puskesmas Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, pada Kamis 24 April 2025. Kasus ini telah dilaporkan oleh sang suami ke Polsek Rancasari dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Rancasari, Kompol Herman Junaidi, mengungkapkan bahwa pasangan suami istri tersebut berasal dari Limbangan, Kabupaten Garut. Sang suami diketahui bekerja sebagai satpam di kawasan perumahan Grand Sharon, Rancasari.

"Ketika istrinya pergi berobat ke puskesmas, suaminya sedang bekerja. Mereka sempat berkomunikasi, tapi setelah itu si istri tidak memberi kabar. Suami sempat mengira istrinya langsung pulang ke Limbangan," ujar Herman pada Selasa 29 April 2025.

Namun keesokan harinya, suaminya mengaku panik setelah mengetahui ponsel sang istri tidak aktif dan istrinya pun tidak ditemukan di rumah mereka di Limbangan. Ia sempat menduga istrinya pergi ke rumah orang tuanya di Tasikmalaya.

Setelah tidak kunjung mendapatkan kabar, suaminya akhirnya melapor ke polisi pada Jumat (25/4/2025). Pihak kepolisian pun segera menindaklanjuti laporan orang hilang tersebut.

Dari keterangan awal, Kapolsek menyebut bahwa hubungan suami istri tersebut sempat diwarnai konflik rumah tangga. Selain itu, terdapat selisih usia yang cukup besar antara keduanya sang suami berusia 46 tahun sementara istrinya 26 tahun. Mereka telah dikaruniai empat orang anak.

"Suaminya mengaku ada masalah pribadi yang terjadi sebelumnya," tambah Herman.

Ia juga menyebut bahwa pasangan tersebut sebelumnya tinggal mengontrak di wilayah Rancasari dan baru beberapa waktu lalu sang suami membawa istrinya untuk berobat ke Puskesmas Derwati.

"Penyelidikan masih berlangsung dan kami terus mendalami informasi yang ada," pungkasnya.


Editor : Ahmad Sayuti