Bukan Sekadar 'Mom Brain', Studi MRI Ungkap Kehamilan Ubah Struktur Otak Perempuan

Penelitian di Amerika menyebutkan jika otak ibu hamil mengalami perubahan besar-besaran

Bukan Sekadar 'Mom Brain', Studi MRI Ungkap Kehamilan Ubah Struktur Otak Perempuan

INILAHKORAN.ID - Istilah "mom brain" kondisi ketika ibu hamil atau yang baru melahirkan menjadi gampang lupa. Namun, dunia sains kini punya jawaban mengejutkan di balik fenomena tersebut.

Ternyata otak seorang ibu hamil memang sedang mengalami restrukturisasi secara besar-besaran. 

Dikutip dari VOA Learning English, fenomena ini terungkap lewat riset inovatif dari University of California. Seorang peneliti neurosains, Liz Chrastil, menjadikan dirinya sendiri sebagai subjek penelitian saat sedang mengandung. 

Otaknya dipindai menggunakan mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) sebanyak 26 kali dimulai dari sebelum hamil, sepanjang masa kehamilan, hingga dua tahun setelah melahirkan.

Hasil pemindaian tersebut menunjukkan fakta luar biasa: lebih dari 80 persen wilayah otak mengalami penurunan volume materi abu-abu (gray matter) hingga sekitar empat persen.

Penyusutan Justru Menjadikan otak Lebih Efisien

Bagi para calon ibu yang khawatir, para ahli dengan tegas menepis anggapan bahwa perubahan ini berdampak buruk. Penyusutan materi abu-abu sama sekali bukan tanda kerusakan fungsi otak atau penurunan kecerdasan.

Sebaliknya, proses ini mirip dengan fase pemangkasan sirkuit saraf (pruning) yang terjadi pada masa remaja—sebuah proses 'pematangan' alami agar sirkuit otak bekerja jauh lebih efisien dan terfokus.

Secara luar biasa, otak calon ibu merombak dirinya demi menyambut sang buah hati. otak memprioritaskan peningkatan kemampuan kognisi sosial, seperti:

  • Mempertajam kepekaan emosional,
  • Menguatkan insting pengasuhan (maternal instinct), dan
  • Mengasah kemampuan membaca serta memahami sinyal kebutuhan bayi yang baru lahir.

Riset unik ini kini resmi menjadi cikal bakal proyek penelitian internasional berskala besar bernama Maternal Brain Project.

Melalui proyek ini, para peneliti berencana memindai otak ratusan perempuan hamil dari berbagai negara. Tujuannya sangat krusial: mengumpulkan peta data


Editor : Ahmad Sayuti