Bey Machmudin Pastikan Kesiapan Haji Jabar Terus Disempurnakan
Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin memastikan, kesiapan penyelenggaraan pelaksanaan ibadah haji 2024 di Provinsi Jawa Barat akan terus disempurnakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bekasi - Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin memastikan, kesiapan penyelenggaraan pelaksanaan ibadah haji 2024 di Provinsi Jawa Barat akan terus disempurnakan.
Bey Machmudin mengatakan, jelang keberangkatan para jamaah haji ke Arab Saudi, persiapan terus dilakukan. Mulai dengan pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Jawa Barat di asrama haji Kota Bekasi pada Selasa 30 April 2024.
"Alhamdulillah sudah dikukuhkan. Keberangkatan pertama tanggal 11 Mei yang dari sini (embarkasi Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng) dan tanggal 12 Mei dari Kertajati (BIJB). Tadi masih ada beberapa (kekurangan). Tentunya kita ingin sempurna persiapannya," ujarnya usai pengukuhan.
Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kesiapan asrama haji dan pengecekan makanan, yang nantinya akan dikonsumsi jamaah selama menjalani ibadah.
"Antisipasi untuk lansia, jadi lebih banyak makan yang lembut dan tidak pedas. Jadi cabai dan sebagainya kita kurangi. Minuman seperti jus, yang lebih sehat seperti apel dan jambu," ucapnya.
Mengenai persiapan keberangkatan para jamaah haji asal Jabar, Bey Machmudin mengaku sudah sangat baik dan tinggal menunggu hari H.
"Sudah sangat baik. Bandara siap, Kertajati maupun Cengkareng. Jadi kita optimis akan lebih lancar. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan Menteri Agama untuk persiapan lainnya," imbuhnya.
Total ada 38.723 jamaah haji asal Jawa Barat yang akan berangkat ke tanah suci. Keberangkatan melalui dua embarkasi, yakni BIJB Kertajati, Kabupaten Majalengka dan Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.
Dimana pada 10 Mei nanti, para jamaah harus sudah masuk ke asrama haji di Indramayu dan Bekasi. Di BIJB Kertajati, ada 30 kloter yang akan diberangkatkan dan terbagi dalam dua gelombang, yakni gelombang satu 12 kloter serta gelombang kedua 18 kloter. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti


