BFC Dominasi Kemenangan di Duel XII 2024

Bandung Fighting Club (BFC) mendominasi kemenangan di Duel XII 2024 yang telah berlangsung di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu 1 Desember 2024 malam.

BFC Dominasi Kemenangan di Duel XII 2024
BFC mendominasi kemenangan Duel XII 2024 setelah enam petarungnya berhasil mengalahkan lawan-lawannya dari delapan partai yang dipertandingkan di level profesional baik di MMA maupun pencak silat bebas. (muhammad ginanjar)

INILAHKORAN, Bandung - Bandung Fighting Club (BFC) mendominasi kemenangan di Duel XII 2024 yang telah berlangsung di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Minggu 1 Desember 2024 malam.

BFC mendominasi kemenangan Duel XII 2024 setelah enam petarungnya berhasil mengalahkan lawan-lawannya dari delapan partai yang dipertandingkan di level profesional baik di MMA maupun pencak silat bebas.

Keenam kemenangan BFC di Duel XII 2024 ini masing-masing diraih Kamal yang menang KO di kelas 60 kilogram MMA, Ade Permana di pencak silat bebas kelas 52 kilogram dan Dede Dina Marliana di pencak silat bebas kelas putri lightweight.

Lalu Senie Kristian di heavyweight MMA, Gatan Ardilaga di pencak silat bebas heavyweight dan Sandi di pencak silat bebas.

Sementara dua partai lainnya kemenangan diraih Ervin Syah dari BSA Martial Arts di MMA kelas bantam weight dan Rizky dari Satria Negara Camp di pencak silat bebas bantam. 

Ketua Umum BFC, Edwin Senjaya memastikan hasil ini patut disyukuri. Sebab tidak mudah bagi petarungnya lantaran lawan yang dihadapi memiliki kualitas. 

“Tapi memang untuk atlet-atlet kita ini kan kita persiapkan memang jauh-jauh hari, dan mereka adalah atlet yang aktif, artinya tidak hanya dalam event ini saja mereka mempersiapkan diri tapi juga dalam berbagai event-event sebelumnya,” kata Edwin Senjaya. 

Salah satunya, lanjutnya dilakukan Dede Dina yang rencananya ke depan akan battle fight untuk memperebutkan sabuk juara nasional One Pride perempuan. Lalu Ade Permana yang akan menghadapi partai kontainder untuk kembali mendapatkan kesempatan marih lagi sabuk juara atomnya yang yang sempat lepas. 

“Nah sambil juga kita mempersiapkan atlet-atlet lain seperti misalnya Sandi, Kamal, yang mudah-mudahan kelihatannya sudah bisa kita dorong untuk main juga di One Pride,” sambungnya. 

Ia memastikan para petarungnya ini sudah memiliki mental yang bagus dan berani tampil di arena. Namun tentunya perlu diasah agar kualitasnya semakin meningkat. 

“Inilah salah satu juga tujuan kita menggelar Duel karena kan kita tahu event-event semacam ini kan sangat jarang ya bisa diselenggarakan, tapi alhamdulillah kita bekerja sama dengan Pemerintah kota Bandung, mendapatkan support, sehingga kita bisa secara kontinyu kita lakukan event ini. Insyaallah tahun depan kita akan selenggarakan lagi dengan porsi yang lebih besar dan kita akan kembali lagi mengundang Fighter dari luar untuk meramaikan acara Duel ini,” katanya.

Edwin juga bersyukur lantaran Duel XII ini berjalan dengan lancar. Tak hanya profesional, namun juga untuk nomor amatir yang diikuti 140 atlet dengan 70 partai pertandingan. 

“Alhamdulillah kelihatannya yang menonton semua bisa menikmati ya, sampai akhir pertandingan, tidak banyak yang beranjak meninggalkan pergi dan ini patut disyukuri. Dan Insya Allah kita akan buat yang lebih baik, lebih besar di Duel XIII tahun 2025 yang akan datang,” pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani