Bikin Geleng Kepala, Petugas Lapas Narkotika Jakarta Temukan Sabu di Ayam Kecap
Barang haram tersebut ditemukan disembunyikan secara rapi di dalam masakan ayam kecap yang dibawa oleh seorang pengunjung untuk warga binaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jakarta berhasil digagalkan petugas. Barang haram tersebut ditemukan disembunyikan secara rapi di dalam masakan ayam kecap yang dibawa oleh seorang pengunjung untuk warga binaan.
Kepala Lapas Narkotika Jakarta, Syarpani, menjelaskan bahwa insiden ini berawal dari kecurigaan petugas saat melakukan pemeriksaan makanan di area layanan penggeledahan. Petugas menemukan kejanggalan pada bungkus ayam kecap yang hendak diberikan kepada salah satu narapidana.
“Saat diperiksa lebih lanjut, ditemukan 10 paket kecil berisi serbuk putih yang diduga sabu. Paket itu disembunyikan di dalam potongan ayam,” ujar Syarpani di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Petugas segera mengamankan barang bukti tersebut dan melaporkannya kepada kepala lapas untuk ditindaklanjuti.
Syarpani menegaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan dan tidak akan menolerir upaya penyelundupan barang terlarang dalam bentuk apa pun.
“Ini bukti nyata bahwa kami tidak akan lengah. Setiap upaya penyelundupan, sekecil apa pun, akan kami tindak tegas. Lapas Narkotika Jakarta berkomitmen menciptakan lingkungan yang bebas narkoba dan aman bagi seluruh warga binaan,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa pengunjung pembawa makanan tersebut berhubungan dengan salah satu warga binaan yang sebelumnya berkomunikasi melalui wartel khusus lapas. Dugaan sementara, komunikasi inilah yang digunakan untuk mengatur penyelundupan narkoba tersebut.
Barang bukti bersama pengunjung yang diduga terlibat kini telah diserahkan kepada Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Syarpani mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan yang kelima kalinya sepanjang tahun 2025, dan menjadi bukti keseriusan pihaknya dalam memerangi peredaran narkoba di dalam lapas.
“Seperti yang selalu ditekankan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Dirjen Pemasyarakatan Mashudi, ‘zero narkoba adalah harga mati,’” pungkasnya.
Editor : Firda Rachmawati

