Bima-Dedie Rachim Pamit Kepada Semua ASN dan Masyarakat Kota Bogor
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakilnya Dedie A Rachim pamit kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bogor dan tentunya masyarakat Kota Bogor
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dan Wakilnya Dedie A Rachim pamit kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bogor dan tentunya masyarakat Kota Bogor.
Saat berpamitan Bima-Dedie memberikan apresiasi kepada para ASN, sementara kepada masyarakat Bima-Dedie berpamitan di Lapangan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah pada Sabtu 20 April 2024 siang.
Tidak sedikit air mata yang jatuh dari wajah para ASN Pemkot Bogor yang melepasnya. Bima bercerita 10 tahun yang lalu saat masuk ke Balai Kota Bogor dirinya hampir tidak kenal siapapun dan hampir tidak memiliki teman.
"10 tahun lalu saya memulai tugas dengan kondisi Kota Bogor center of problem, banyak masalah, gudang masalah. Tetapi diakhir masa tugas saya, dengan bangga saya akan meninggalkan Balai Kota Bogor, mengakhiri masa tugas di Kota Bogor selama 10 tahun tidak saja dengan ratusan sahabat dan teman, ribuan kerabat dan sahabat, tetapi selama 10 tahun Kota Bogor telah bertransformasi, pindah, bergerak dari center of problem menjadi center of excellence. Dari gudang masalah menjadi sumber berkah dan maslahat bagi warga Kota Bogor," tutur Bima.
Bima memaparkan, keikhlasan diri melayani warga Kota Bogor dengan hati, memudahkan urusan warga Kota Bogor ditegaskan Bima Arya menjadi kunci dari 384 penghargaan, termasuk dua kali Adipura kembali setelah berikhtiar selama 28 tahun. 7 kali WTP serta kebanggaan warga Kota Bogor yang lainnya.
"Dan siapapun pemimpin Kota Bogor ke depan, selama melayani warga dengan hati, ingin memudahkan urusan warga, maka Kota Bogor akan terus bergerak dan semakin kuat sebagai center of excellence. Atas semua dukungan, kebersamaan, pengorbanan, loyalitas, integritas dan senioritas sampai hal baik maupun hal buruk, apresiasi dan rasa terima kasih karena baginya semua menjadi pembelajaran," paparnya.
"Haqul yakin, wakafkan diri kita, mudahkan urusan warga, bekerja dengan hati, maka Kota Bogor akan menjadi kota maju dan terbaik di Indonesia. Mulai malam nanti saya akan menjadi warga biasa, dimanapun saya berada, kemana pun saya melangkah, hati dan jiwa raga saya selalu di Kota Bogor. Dan jika Allah SWT mentakdirkan, ingin menutup mata di Kota yang sangat saya cintai," tambah Bima.
Bima berdoa agar birokrasi Kota Bogor menjadi birokrasi yang bersih, amanah dan melayani serta terus memudahkan warga Kota Bogor. Sebagai penghormatan terakhir, para camat dan para lurah serta perwakilan teknis berdiri memberikan jajar kehormatan (jarmat) melepas keduanya menjadi warga biasa.
"Hatur nuhun sadayana, abdi pamit," tutur Bima yang didampingi Dedie A. Rachim serta istri dan kerabat keluarga.
Bima yang pamit kepada warga Kota Bogor sebelum serah terima jabatan dengan penjabat (Pj) wali kota, dan menitip pesan agar menjaga semua fasilitas publik dengan baik.
"Saya nitip yang sudah baik dijaga, dirawat. Semua fasilitas publik yang baik dijaga dan dirawat. Saya bangga meninggalkan Kota Bogor dengan kondisi warga yang semakin baik, serta bangga terhadap kotanya. Saya berpesan agar warga tetap mengkritisi pemimpin berikutnya. Terus kritisi pemerintahan berikutnya. Kasih masukan juga ke wali kota berikutnya, dukung penuh Pj wali kota," jelas Bima.
Bima menyebut masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dituntaskan di Kota Bogor.
"Sama seperti warga, saya ingin transportasi massal Biskita Transpakua ditambah, dan fasilitas publik lainnya," pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bogor, Samson Purba yang menjabat Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, mengungkapkan apresiasi dan bangga bisa dipimpin Bima Arya dan Dedie Rachim.
"Ya, 10 tahun bagi kami dan ASN Kota Bogor rasanya singkat, jabatan itu sementara tapi persahabatan itu abadi. Kami sangat bangga bisa mendapatkan bapak sebagai pimpinan, seorang great leader. Kami mendoakan yang terbaik untuk langkah bapak ke depan, atas nama ASN Kota Bogor kami meminta maaf," tegas Samson. (Rizki Mauludi)
Editor : Ahmad Sayuti
