Baru Diresmikan Wamendagri, Bangunan KDMP Padalarang Rusak Diterjang Puting Beliung
Bangunan KDMP Padalarang rusak diterjang puting beliung pada 26 Oktober 2026. Warga berharap segera diperbaiki dan bisa beroperasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID– Belum genap sebulan sejak diresmikan, bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami kerusakan setelah diterjang angin Puting Beliung pada Senin, 26 Oktober 2026.
Kerusakan terlihat pada bagian atap kedua bangunan. Sementara itu, aktivitas di lokasi untuk sementara terhenti dan belum ada kepastian kapan koperasi tersebut dapat kembali beroperasi.
Padahal, bangunan KDMP Padalarang baru diresmikan pada 15 Oktober 2026. Peresmian tersebut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto bersama Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.
Kehadiran koperasi ini sebelumnya diharapkan menjadi salah satu upaya memperkuat perekonomian masyarakat desa, membuka peluang usaha, serta meningkatkan akses warga terhadap kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.
Namun, kerusakan bangunan akibat cuaca ekstrem tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesiapan fasilitas dan kelanjutan operasional koperasi.
Salah seorang warga Padalarang, Abdul (37), mengaku menyayangkan kerusakan yang terjadi. Terlebih, bangunan tersebut belum lama diresmikan dan hingga kini belum diketahui kapan mulai beroperasi.
"Saya sih menyayangkan ya masih baru udah rusak lagi. Apalagi, baru diresmikan dan sampai sekarang juga belum jelas kapan beroperasi," kata Abdul, Senin, 2 November 2026.
Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar bangunan KDMP tidak terbengkalai dan keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan aja cepet diperbaiki, sayang anggaran besar tapi mubazir. Apalagi, belum memberikan manfaat kepada masyarakat seperti kami," ucapnya.
Hingga Senin, 2 November 2026, belum terdapat rincian resmi mengenai besaran kerugian akibat kerusakan tersebut, kebutuhan biaya perbaikan, maupun jadwal pemulihan bangunan.
Pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan juga diperlukan untuk memastikan tingkat kerusakan. Sebab, dampak angin kencang tidak selalu terbatas pada bagian atap yang terlihat rusak.
Kejelasan rencana perbaikan dan jadwal operasional menjadi hal yang ditunggu masyarakat agar fasilitas KDMP Padalarang dapat segera dimanfaatkan sesuai tujuan pembentukannya.***
Editor : JakaPermana

