Buntut Tewasnya Peserta Lebarun Sentul, Bima Arya Evaluasi Izin Kompetisi Lari Trail

Pengurus Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) akan mengevaluasi penyelenggaraan kompetisi lari trail buntut tewasnya peserta Lebarun di Sentul.

Buntut Tewasnya Peserta Lebarun Sentul, Bima Arya Evaluasi Izin Kompetisi Lari Trail
Ketua Umum ALTI Bima Arya menegaskan, seluruh penyelenggara kompetisi lari trail agar mematuhi UU Nomor 11/2022 tentang Keolahragaan khususnya terkait aspek keselamatan, keamanan, dan perizinan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Pengurus Asosiasi lari trail Indonesia (ALTI) akan mengevaluasi penyelenggaraan kompetisi lari trail buntut tewasnya peserta Lebarun di Sentul.

Ketua Umum ALTI Bima Arya menegaskan, seluruh penyelenggara kompetisi lari trail agar mematuhi UU Nomor 11/2022 tentang Keolahragaan khususnya terkait aspek keselamatan, keamanan, dan perizinan.

Bima Arya menuturkan, setiap penyelenggara sebaiknya mengurus perizinan sesuai amanat Pasal 54 Undang-undang Nomor 11/2022.

"PP ALTI akan segera melakukan evaluasi menyeluruh serta pembenahan terkait standar keselamatan dan keamanan pada seluruh penyelenggaraan kompetisi lari trail di Indonesia," kata Bima Arya dalam rilisnya, Senin 30 Maret 2026.

Wakil Menteri Dalam Negeri itu menambahkan, setiap penyelenggara kompetisi lari trail bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan dan keamanan peserta, meskipun karakter olahraga ini menuntut kemandirian individu. 

"Langkah ini kami lakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang dalam kegiatan lari trail di Indonesia," tambahnya.

Sebelumnya, Roysi Adipura Firdaus (RAF) peserta Lebarun lomba ajang trail run yang start dari Sentul Nirwana, Sentul City, Babakan Madang, Kabupaten Bogor dikabarkan meninggal dunia saat bertanding pada Sabtu 28 Maret 2026.

RAF (33) yang diketahui merupakan warga Kabupaten Bekasi diketahui kecapekan saat berada di KM 5 Kampung Gunung Pipisan, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang.

"RAF diketahui jatuh di Kampung Gunung Pipisan, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang oleh temannya dimana mulut berbusa dan dadanya pun berbunyi seperti mendengkur. Ia sempat ditolong temannya dengan denyut rendah, hingga harus dibawa ke RS EMC Sentul City," kata Kapolsek Babakan Madang AKP Trias Karso Yuliantoro, Minggu 29 Maret 2026.

Trias menuturkan, di RS EMC Sentul City itu RAF sempat ditangani tenaga kesehatan, namun dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.30 WIB.

"Korban RAF meninggal dunia pada Sabtu siang pukul 10.30 WIB di RS EMC Sentul City. Ia dibawa ke rumah duka di Central Park Cikarang, Kabupaten Bekasi," tuturnya.

Informasi yang dihimpun, acara trail run bernama Lebarun yang digelar pada Sabtu subuh pukul 03.00 WIB berjarak tempuh 28,7 Km dengan waktu tempuh sekitar 10 jam dengan start Sentul Nirwana, Sentul City-Desa Karang Tengah-Desa Bojong Koneng dan finish di Sentul Nirwana, Sentul City sekitar pukul 16.30 WIB.

Sementara, di akun sosial media instagram @SentulUltra, turut mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu peserta. 

Dalam unggahannya, panitia penyelenggara memahami kejadian ini membawa duka yang mendalam bagi semua pihak, hal ini menjadi pengingat mereka untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kedepan.

Mereka menyampaikan simpati dan empati, yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga korban, kerabat dan orang-orang terkasih almarhum.

"Sebagai bentuk tanggung jawab, kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aspek penyelenggaraan event guna memastikan peningkatan standar ke depan," tulis akun @SentulUltra.


Editor : Doni Ramdhani