Bima: Internal-Eksternal Punya Peluang Sama di Lelang Jabatan
Wali Kota Bima Arya Sugiarto memberikan kesempatan terbuka bagi aparatur sipil negara internal Pemerintah Kota Bogor maupun eksternal dalam proses lelang jabatan eselon II 2020.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor – Wali Kota Bima Arya Sugiarto memberikan kesempatan terbuka bagi aparatur sipil negara internal Pemerintah Kota Bogor maupun eksternal dalam proses lelang jabatan eselon II 2020.
Saat ini tahap open bidding tujuh kursi eselon II menunggu hasil pemilu tahapan pemaparan visi dan misi yang digelar dua hari di Hotel Sahira, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Sabtu-Minggu (7-8/3).
Bima mengatakan, lelang jabatan segera masuk wawancara setelah paparan. Dia menyebutkan semua peserta mempunyai kesempatan yang sama. Bisa dari eksternal maupun dari internal, atau perpaduan di antara keduanya.
“Lihat saja hasilnya nanti. Semua mempunyai kans yang sama,” ujar Bima kepada INILAH akhir pekan lalu.
Sementara, Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Ade Sarip Hidayat mengatakan, pada Senin (9/3) pihaknya akan menetapkan peserta menjadi tiga besar. Nanti, peserta akan diserahkan kepada pengguna, dalam hal ini wali kota.
“Sebelum tiga besar dipilih, peserta bertemu pansel dahulu pada Sabtu (7/3) hingga Minggu (8/3). Setelah pemaparan visi dan misi, tahapan selanjutnya adalah wawancara akhir dengan wali kota dan wakilnya,” ungkap Ade di sela pemaparan visi dan misi peserta, Minggu (8/3).
Saat ditanya, apakah memungkinan akan ada pejabat impor, Ade mengatakan open bidding merupakan aturan pemerintah pusat. Jadi ada hak siapapun masuk ke daerah lain dari daerah sebelumnya atau dari ASN pusat.
“Ini akan dilakukan seobjektif mungkin, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” terangnya.
Ade menambahkan objektivitas penting karena hasilnya nanti untuk kepentingan Kota Bogor. Kalau pemilihan asal-asalan, dia menyatakan bisa berakibat buruk bagi Kota Bogor.
“Masih banyak potensi mereka untuk menjadi eselon II, keunggulan akan dilihat hasilnya di sini. Nanti dilihat visi misinya,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor, M.Taufik mengatakan, wawancara dan penyampaian visi-misi merupakan rangkaian terakhir dari keseluruhan seleksi terbuka yang sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu.
“Ada seleksi administrasi, rekam jejak, dilanjutkan dengan teks penulisan makalah, kemudian uji kompetensi yang dilakukan oleh asesor dan tim penguji kompetensi. Ini juga adalah rangkaian terakhir untuk menentukan tiga besar. Nanti hasil semua ini akan diakumulasikan sehingga muncul tiga besar yang akan disampaikan ke Wali Kota Bogor. Akan ada tes kesehatan pada Selasa dan Rabu setelah muncul tiga besar. Tim pansel dari akademisi IPB, Rektor UIKA, Kemenpan dan Sekda,” bebernya didampingi Kabid Mutasi, Disiplin dan Kesejahteraan, Evandy Dahni. (rizki mauludi/ing)
Editor : Bsafaat

