Bima Minta Pengelola Plaza Jambu Dua Buka Akses Jalan, Sebut Ini Urusan Soal Perut
Wali Kota Bogor Bima Arya mendesak Pengelola Plaza Jambu Dua, PT Graha Agung Wibawa agar segera membuka kembali akses jalan menuju Pasar Jambu Dua, Kecamatan Bogor Utara. Bima yang turun langsung ke lokasi, berorasi dihadapan para pedagang dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bogor yang hadir pada Selasa 9 Januari 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya mendesak Pengelola plaza jambu Dua, PT Graha Agung Wibawa agar segera membuka kembali akses jalan menuju Pasar Jambu Dua, Kecamatan Bogor Utara. Bima yang turun langsung ke lokasi, berorasi dihadapan para pedagang dan jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Bogor yang hadir pada Selasa 9 Januari 2024.
Bahkan, Bima mengintruksikan jajarannya dinas terkait dan para asisten Pemerintahan untuk memproses pembukaan kembali jalan akses menuju pasar Warung Jambu pada Rabu (10/1/2024) pagi.
"Jadi begini ya, ini sudah terlalu lama para pedagang menunggu. Saya minta Kabag Hukum, Asisten 1, Asisten 2, Kasatpol PP dan Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) semua bekerja cepat. Ini urusan dapur, jangan sampai menunggu lagi," ungkap Bima.
"Kemarin kami kasih waktu 1x24 jam untuk orang-orang yang ada di sini jangan dzalim pada pedagang. Saya tidak mau menunggu lagi. Jadi sesuai dengan janji besok pagi saya tugaskan semua yang terkait untuk melakukan proses pembukaan jalan ini," tambah Bima.
Bima memaparkan, dirinya mengatakan kepada para pedagang untuk bersabar dan tidak menggelar aksi terlebih dahulu. Para pedagang diminta menunggu kesepakatan antara Pemkot Bogor dengan pengelola Mall Jambu Dua dalam pertemuan Rabu 10 Januari 2024 pagi.
"Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi pihak pengelola Mall Jambu Dua, untuk membuka kembali akses jalan menuju pasar yang selama ini ditutup sepihak. Hingga menyulitkan masyarakat dan para pedagang yang ingin menuju pasar," paparnya.
Bima menuturkan, namun, apabila kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, dirinya mengancam akan turun bersama pedagang membuka sendiri akses jalan yang ditutup.
"Kalau sampai besok sore tidak jelas juga, saya akan turun bersama pedagang mengerjakan, membersikan dan membuka ini. Ini atensi, saya koordinasikan dengan Kapolres, Dandim, dan semuanya," jelas Bima.
"Jadi besok pagi saya minta dinas terkait dan para asisten untuk memproses pembukaan ini dan kesepakatan-kesspakatan lain..Saya tunggu laporannya, kalau memang pagi ada kesepakatan pagi, saat itu juga langsung kami buka akses ini. Kalau tidak ada kesepakatan juga, kami akan buka bersama pedagang. Jadi seperti itu, semua pedagang kembali bekerja dan nanti besok kita berkomunikasi lagi," pungkas Bima.*** (Rizki Mauludi)
Editor : JakaPermana

