Bima Sarankan Dedie A Rachim Memiliki Partai, Kode Keras Bujuk Masuk PAN?

Bima Arya memberikan kode kepada wakilnya Dedie A Rachim untuk segera memiliki parta untuk majdu di Pilkada 2022 apakah menyarankan masuk ke PAN?

Bima Sarankan Dedie A Rachim Memiliki Partai, Kode Keras Bujuk Masuk PAN?
Wali Ota Bogor Bima Arya

INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyarankan agar Wakilnya Dedie A Rachim untuk segera memilih partai tempatnya bernaung untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang. 

Diketahui saat ini banyak partai yang sudah menawarkan kepada Dedie A Rachim, akan tetapi dalam hati kecil Bima Arya diharapkan Dedie memilih partai yang sesuai dengan harapannya.

Bima Arya menuturkan, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memang belum berpartai. Apakah akan diraih oleh Partai Amanat Nasional (PAN)?, dilihat saja nanri, tapi dalam hati pak wakil sudah ada warnanya dan di kantongnya juga sudah ada partainya apa. 

"Menurut saya pak wakil akan memutuskan pada saat yang tepat dan diwaktu yang tepat. Begitu saja sih. Jadi namanya pilihan politik tidak bisa dipaksakan. Saya kira apapun pilihan pak wakil kita harus apresiasi dan hargai itu," ungkap Bima kepada INILAH pada Rabu 17 Agusus 2022.

Bima memaparkan, yang penting adalah kedepannya dirinya mendoakan agar wakilnya bisa terus berikhtiar untuk terus melakukan yang terbaik bagi warga Kota Bogor. Terkait tadi warna dasinya merah silahkan tanya ke pak wakil langsung.

"Ya, tadi warna dasinya merah. Untuk pilihan tanyakan saja langsung. Apakah pilihan itu soal dasi apakah tanda-tanda partai silahkan. Saya membebaskan, tapi tentu dalam hati kecil saya ada harapan dan keinginan pak wakil memilih partai yang sesuai dengan harapan saya," jelasnya.

"Tetapi silahkan pak wakil memilih. Pastinya pak wakil sudah punya perhitungan," tegas Bima.

Saat dikonfirmasi, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, jadi disuatu saat memang dirinya harus memilih partai. Tetapi belum saatnya sekarang.

"Jadi saya masih ingin masuk kesemua unsur partai, karena semua unsur partai adalah sahabat-sahabat saya. Untuk saya, tentu saya belum menentukan. Tapi suatu saat saya akan menentukan. Semua partai itu kan bagus. Tinggal bagaimana kiprah dan visi misi partai tersebut," tutur mantan pejabat KPK RI ini.

Dedie menerangkan, intinya semua partai tentu memiliki tujuan yang sama membangun masyarakat Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera. Tinggal nanti suatu saat, hasil berbagai kontelasi, istikharah, hasil masukan kemudian pendapat akan membuat dirinya memilih satu partai.

"Untuk tawaran kemarin memang banyak. Tidak usah disebut satu-persatu. Tetapi mereka paham," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti