BKPP Siap Gelar BKPP SKD Kota Bandung

Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung siap menggelar seleksi kompetensi dasar (SKD) yang bakal diikuti 6609 peserta pada 12-13 Februari 2020 mendatang. Gelaran ini merupakan kali pertama bagi BKPP.

BKPP Siap Gelar BKPP SKD Kota Bandung
Kepala BKPP Kota Bandung Yayan A Brillyana. (Istimewa)

INILAH, Bandung - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung siap menggelar seleksi kompetensi dasar (SKD) yang bakal diikuti 6609 peserta pada 12-13 Februari 2020 mendatang. Gelaran ini merupakan kali pertama bagi BKPP.

Kepala BKPP Kota Bandung Yayan A Brillyana mengatakan, ini merupakan pertama kalinya Kota Bandung menjadi fasilitator tes SKD. Namun BKPP telah menyiapkan sejumlah hal agar SKD berjalan dengan lancar. Sejumlah hal yang menjadi prioritas yaitu tempat yang memadai, jaringan internet dan listrik.

“Hal yang paling krusial selain cek di lapangan, yaitu internet dan listrik. Karena tes dilakukan secara online dan semuanya berbasis komputer,” kata Yayan pada Jumat (31/1/2020).

Dia mengungkapkan, selama dua hari pelaksanaan akan dilaksanakan lima sesi tes. Setiap sesi ada diikuti sebanyak 670 peserta. SKD merupakan rangkaian dari tes calon aparatus sipil negara (CASN) setelah sebelumnya melewati tahap tes admistrasi.

“Para peserta diharapkan hadir dua jam sebelum tes berlangsung. Tes nanti akan dilakukan pada pukul 08.00 WIB. Tidak ada toleransi bagi yang terlambat, jika terlambat maka peserta dinyatakan tidak lolos atau tidak mengikuti tes. Hal ini diterapkan agar para peserta calon aparatur sipil negara (ASN) disiplin terhadap waktu dan tata tertib yang ada,” ucapnya.

Selain itu, dia mengingatkan agar para peserta rajin melihat situs resmi seleksi CASN Kota Bandung untuk mendapatkan informasi mengenai sesi dan nomor meja para peserta SKD. Pada situs https://www.bandung.go.id dan http://bkpp.bandung.go.id juga memuat tata tertib yang wajib dipatuhi oleh para peserta.

“Para peserta harus mencari informasi sebanyak-banyaknya di dalam situ resmi. Persiapan harus matang. Paling penting, kepada seluruh peserta untuk percaya pada kemampuan diri sendiri,” ujar dia.  

Perlu diketahui, pada seleksi tahun ini ada 18 peserta P1/TL di Kota Bandung yang memilih untuk tidak mengikuti SKD. Peserta P1/TL adalah peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018.

Peserta kategori P1/TL juga masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir

Sedangkan peserta kategori P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD, mereka memiliki peluang untuk meningkatkan nilai di seleksi yang kedua. Sebab, nilai yang diambil adalah nilai yang terbaik yang bisa dicapai oleh peserta. (yogo triastopo)

 


Editor : Bsafaat