BLACKPINK Disalahkan jadi Contoh Buruk Usai aespa Dikecam atas Busana Berani untuk Comeback
Girl grup aespa dikecam karena gunakan busana berani untuk comeback, netizen salahkan pengaruh BLACKPINK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinilai sama seperti BLACKPINK, makin kesini aespa makin Berani pakai Busana Terbuka.
Pada tanggal 5 September 2025 mendatang, girl grup aespa akan merilis mini album ke-5 mereka, 'Rich Man'.
Menjelang perilisan, SM Entertainment telah merilis serangkaian foto dan video konsep yang menampilkan tema edgy dan bergaya jalanan yang mengingatkan pada era 'Dirty Work' mereka sebelumnya.
Para member aespa tampil dengan pakaian pas badan, bawahan pendek, dan desain berpotongan berat, yang bertujuan untuk memberikan nuansa Berani dan klasik.
Namun, reaksinya jauh dari positif. Banyak netizen berpendapat bahwa alih-alih terlihat kuat, grup ini justru terlihat terlalu Terbuka dan "murahan", bertentangan dengan citra dewi AI yang selama ini dibangun aespa.
Kritik juga meluas ke musiknya sendiri, dengan para pendengar menganggap lagu baru ini kurang mengesankan dan kurang berpotensi menjadi hit dibandingkan 'Supernova'.
Di forum online, netizen Korea menyuarakan ketidaksetujuan yang kuat: "Videonya tidak mendapat reaksi positif. Sangat berbeda dengan penampilan mereka di panggung konser. Pakaiannya terlalu Terbuka dan tidak menarik."
“Dari foto pertama, saya mengharapkan sesuatu yang kuat, tetapi lagunya terasa membosankan dan tidak berhubungan dengan konsepnya.”
"Ini bukan soal seksi atau tidak, yang penting terlihat tak bernyawa. Gerakannya canggung dan gayanya terasa ketinggalan zaman."
“Mengapa Winter harus memakai pakaian jelek itu?," “Sepertinya mereka ingin nuansa luar negeri, tapi reaksinya biasa saja.”
“Puncaknya mungkin tahun lalu," “Rasanya norak saja,” “Mereka hanya meniru gaya BLACKPINK yang Terbuka.”
“Jika albumnya berjudul Rich Man dengan konsep girl-power, mengapa mereka mendandani mereka seperti itu?”
“Mereka mirip sekali dengan Lisa," “Apakah mengekspos diri merupakan satu-satunya cara untuk memasuki pasar AS?," “Ini semua salah BLACKPINK.”
Selain aespa, BLACKPINK juga terseret dalam perdebatan ini, dituduh menciptakan preseden fesyen K-Pop yang terlalu Terbuka.
Dengan tur konser DEADLINE terbaru mereka yang menampilkan gaya yang lebih Berani dan Berani, terutama dari Lisa dan Jennie, grup ini sering menjadi pusat diskusi tentang apakah citra seksi mereka dianggap vulgar.
Akibatnya, setiap kali ada girl grup lain yang bereksperimen dengan pakaian Terbuka, BLACKPINK disebut sebagai "pengaruh buruk".
Namun, penting untuk mempertimbangkan perspektif lain. Meskipun gaya aespa menuai kritik, tingkat paparannya tidak ekstrem atau melampaui norma industri.
Para membernya juga beranjak dewasa muda, sehingga transisi gaya menuju kedewasaan terasa alami.
Selera publik beragam, dan kontroversi tak terelakkan, terutama karena reputasi domestik aespa telah terdampak skandal masa lalu yang melibatkan Karina.
Meskipun demikian, menyerang artis dengan serangan pribadi atas perubahan citra tetaplah bermasalah.
Girl grup, seperti artis lainnya, seharusnya memiliki kebebasan untuk bereksperimen dan mendefinisikan ulang diri mereka agar selaras dengan arah kreatif yang baru.***
Editor : Irma Nurfajri


