Kemampuan Akting, Menyangi dan Menari Jisoo BLACKPINK Kembali Dipertanyakan

Kemampuan Jisoo BLACKPINK dalam berakting, menari dan menyanyi kembali disorot.

Kemampuan Akting, Menyangi dan Menari Jisoo BLACKPINK Kembali Dipertanyakan
Jisoo BLACKPINK.

INILAHKORAN, Bandung - Di tengah kesibukan aktivitas solo, idola sekaligus aktris Jisoo BLACKPINK kembali disorot.

Sebuah unggahan yang baru-baru ini beredar di komunitas online Korea berjudul “Sejujurnya Saya Pikir Jisoo BLACKPINK Harus Berhenti Berakting” dengan cepat menjadi viral, menarik ribuan komentar dari netizen.

Pengguna yang memposting awalnya berpendapat bahwa meskipun telah beberapa tahun terjun ke dunia akting, Jisoo BLACKPINK menunjukkan sedikit peningkatan dan lebih cocok untuk melanjutkan kariernya sebagai idola daripada mengejar peran utama dalam akting.

Banyak komentator setuju, mengklaim bahwa penyampaian dialognya, ekspresi wajahnya, dan adegan emosional, terutama adegan menangis, masih terasa kurang meyakinkan.

Namun, sebagian lainnya membela member BLACKPINK tersebut, dengan alasan bahwa dia bukanlah aktris yang buruk dan bahwa terus-menerus mendapatkan peran utama mencerminkan popularitasnya yang luar biasa, terutama di pasar global.

Jisoo bergabung dengan YG Entertainment pada tahun 2011 sebelum resmi debut bersama BLACKPINK pada Agustus 2016. 

Sebagai vokalis utama dan visual grup, Jisoo BLACKPINK dikenal karena citra elegannya dan nada vokal serak yang khas. 

Bersama Jennie, Rose, dan Lisa, Jisoo berkontribusi pada banyak lagu hits global, termasuk: BOOMBAYAH, Whistle, Playing With Fire, DDU-DU DDU-DU, Kill This Love, How You Like That, Pink Venom, dan Shut Down.

Rilisan-rilisan ini membantu menjadikan BLACKPINK sebagai salah satu girl grup paling sukses di dunia.

Pada tahun 2023, Jisoo BLACKPINK resmi debut sebagai artis solo dengan album single ME, yang dipimpin oleh lagu hits 'Flower'. Lagu tersebut meraih kesuksesan komersial yang luar biasa:

- Meraih peringkat No. 2 di Billboard Global 200.

- Menduduki puncak tangga lagu iTunes di lebih dari 60 negara.

- Hal ini menjadikan Jisoo sebagai artis solo wanita Korea pertama yang masuk ke tangga lagu Top 40 Singles Chart Inggris.

- Mencetak rekor Spotify sebagai salah satu rilisan solo K-pop wanita tercepat tahun 2023 yang melampaui 50 juta streaming.

- Video musik Flower juga memecahkan beberapa rekor YouTube, menjadi video musik solo wanita K-pop tercepat yang melampaui 500 juta penayangan.

Setelah memutuskan untuk tidak memperbarui kontrak manajemen individunya dengan YG Entertainment pada akhir tahun 2023, Jisoo mendirikan agensinya sendiri, BLISSOO, untuk mengawasi aktivitas solonya. 

Jisoo kembali pada awal tahun 2025 dengan EP Amortage, yang menampilkan lagu utama Earthquake, dan memulai tur temu penggemar di seluruh Asia.

Di luar musik, Jisoo terus berperan sebagai duta global untuk merek mewah Dior dan Cartier sambil aktif mengejar proyek akting.

Meskipun Jisoo menikmati popularitas yang sangat besar di seluruh dunia, dia telah menghadapi kritik sepanjang kariernya yang berlangsung selama satu dekade. Beberapa kritikus berpendapat bahwa:

Nada suara dalamnya yang alami bisa menimbulkan pro dan kontra.

Penampilan menyanyinya secara langsung terkadang kurang konsisten, terutama saat membawakan nada tinggi.

Gerakan tariannya terkadang terlihat kaku jika dibandingkan dengan anggota BLACKPINK lainnya.

Terlepas dari peningkatan yang terlihat selama bertahun-tahun, beberapa pengamat terus menggambarkan penampilannya sebagai kurang eksplosif dan kurang luwes.

Jisoo juga telah lama dikaitkan dengan label sebagai " visual"bukan sekadar seorang penampil." 

Pada tahun 2024, dia terpilih sebagai Wanita Tercantik di Dunia oleh Majalah Nubia, mengalahkan lebih dari 40 selebriti internasional dalam jajak pendapat penggemar global yang melibatkan peserta dari 126 negara.

Meskipun pengakuan tersebut semakin memperkuat reputasinya sebagai salah satu visual terbaik di K-Pop, para kritikus berpendapat bahwa penampilannya seringkali mendapat lebih banyak pujian daripada kemampuan artistiknya.

akting Jisoo selalu menuai beragam reaksi. Dari Snowdrop hingga Newtopia dan yang terbaru Boyfriend on Demand, penonton terus memperdebatkan penyampaian dialognya, ekspresi emosionalnya, dan kemampuannya memerankan karakter yang kompleks. 

Akibatnya, setiap proyek akting baru dengan cepat menjadi topik diskusi online, dengan argumen-argumen lama kembali muncul mengenai kekuatan dan kelemahannya sebagai seorang aktris.

Terlepas dari perdebatan yang berulang mengenai kemampuan menyanyi, menari, dan beraktingnya, popularitas Jisoo tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan.***


Editor : Irma Nurfajri