BMKG Ungkap Wilayah Jawa Barat yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau 2026

BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Barat akan datang secara bertahap mulai Maret hingga Juni.

BMKG Ungkap Wilayah Jawa Barat yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau 2026
BMKG Ungkap Wilayah Jawa Barat yang Lebih Dulu Masuk Musim Kemarau 2026

INILAHKORAN.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Barat akan datang secara bertahap mulai Maret hingga Juni.

Berdasarkan data BMKG Kelas I Bandung, sekitar 56 persen wilayah Jawa Barat diperkirakan mulai memasuki musim kemarau pada Mei 2026, sementara 66 persen wilayah lainnya mengalami awal kemarau lebih cepat dibandingkan rata-rata klimatologis.

Kepala BMKG Kelas I Bandung Teguh Rahayu menjelaskan bahwa beberapa wilayah diprediksi lebih dulu merasakan kondisi kemarau sejak awal tahun.

Pada Maret 2026, musim kemarau diperkirakan mulai terjadi di sebagian kecil wilayah Bekasi dan Karawang.

Kemudian pada April 2026, area kemarau diprediksi meluas ke sejumlah daerah seperti Bekasi, Karawang, Purwakarta, Subang, Indramayu, serta sebagian wilayah Cirebon.

Selanjutnya, pada periode Mei hingga Juni 2026, musim kemarau diperkirakan akan mencakup sebagian besar wilayah Jawa Barat. Daerah yang mulai memasuki musim kemarau pada periode tersebut meliputi Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung Raya, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Ciamis hingga Banjar.

BMKG juga memperkirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami kondisi hujan di bawah normal selama musim kemarau 2026.

Melihat potensi tersebut, masyarakat diminta untuk mulai mengantisipasi kemungkinan dampak yang muncul, seperti kekurangan air bersih, gangguan irigasi pertanian, hingga peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan.

BMKG pun mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat strategi pengelolaan air dan menyesuaikan pola tanam agar sektor pertanian tetap bisa berjalan optimal selama musim kemarau berlangsung.


Editor : Firda Rachmawati