Bobotoh Diimbau Tak ke Samarinda, Tobias: Fokus Nobar dan Dukung Persib dari Bandung

Duel klasik BRI Super League 2025/2026 yang dipindahkan ke Samarinda itu memunculkan kekhawatiran. Laga Persija vs Persib bakal menimbulkan gelombang bobotoh.

Bobotoh Diimbau Tak ke Samarinda, Tobias: Fokus Nobar dan Dukung Persib dari Bandung
Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar mengatakan, Polda Jabar mengimbau seluruh bobotoh tidak berangkat ke Samarinda untuk menonton laga Persija vs Persib demi menjaga kondusivitas pertandingan. (yuliantono)

INILAHKORAN.ID - Pertandingan sarat gengsi antara Persija vs Persib pada Minggu (10/5/2026) nanti dipastikan menjadi perhatian nasional. 

Duel klasik BRI Super League 2025/2026 yang dipindahkan ke Samarinda itu memunculkan kekhawatiran. Laga Persija vs Persib bakal menimbulkan gelombang bobotoh yang memaksakan hadir ke Stadion Segiri, Samarinda.

Situasi tersebut membuat Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan memanggil jajaran suporter Persib untuk membahas langkah antisipasi pengamanan. 

Ketua Viking Persib Club Tobias Ginanjar mengatakan, Polda Jabar mengimbau seluruh bobotoh tidak berangkat ke Samarinda untuk menonton laga Persija vs Persib demi menjaga kondusivitas pertandingan.

“Tadi di Polda ya, tadi di Polda kan tentunya ini menjadi atensi nasional ya. Karena mungkin teman-teman media sudah tahu bahwa pertandingan yang sebelumnya dijadwalkan di Jakarta tidak diizinkan akhirnya dipindah ke Samarinda,” kata Tobias saat ditemui di Kabupaten Bandung Barat, Kamis (7/5/2026).

Menurutnya, penggunaan stadion netral justru menimbulkan kekhawatiran baru. Kepolisian menilai potensi pergerakan suporter ke Samarinda harus dicegah agar tidak menimbulkan gangguan keamanan.

“Tentunya dipindah ke Samarinda mungkin ada kekhawatiran, karena mainnya di tempat netral bobotoh memaksakan diri hadir ke sana dan takutnya membuat situasi menjadi tidak kondusif,” ujarnya.

Sebagai solusi, Viking bersama aparat kepolisian mendorong pelaksanaan nonton bareng di berbagai daerah di Jawa Barat. Langkah itu dinilai menjadi cara paling aman bagi bobotoh untuk tetap memberikan dukungan kepada Persib.

“Jadi mungkin tadi Pak Kapolda memastikan agar bobotoh itu tidak ada yang berangkat dan kita untuk banyak melaksanakan titik-titik nobar yang tersebar di Jawa Barat gitu aja,” katanya.

Tobias juga mengingatkan bobotoh agar tidak memaksakan diri mencari tiket pertandingan. Berdasarkan informasi yang diterimanya, tiket laga Persija kontra Persib tidak akan dijual bebas kepada publik.

“Imbauannya teman-teman untuk tidak memaksakan pergi, karena informasi yang saya dapat tiketnya tidak akan dijual, hanya akan lewat undangan ke ke beberapa orang yang akan dilakukan oleh Panpel dari Persija. Jadi jangan memaksakan untuk berangkat,” ucapnya.

Di tengah situasi tersebut, Viking meminta dukungan penuh tetap diberikan kepada Persib yang kini sedang berada dalam momentum perebutan gelar juara Liga 1. Di mana Persib masih menyisakan tiga pertandingan penting di akhir musim.

“Kita tadi sudah melakukan support latihan. Jadi kita support lagi di Nobar-Nobar dan doakan tiga pertandingan terakhir ini Persip bisa menang dan kita Jawa Barat bisa hajat lagi,” ujar Tobias.

Soal peluang juara, Tobias mengaku optimistis Maung Bandung mampu menjaga konsistensi hingga akhir kompetisi. Namun, ia mengingatkan tim agar tidak terlena dengan posisi saat ini.

“Ya, kalau saya sih sebagai bobotoh optimis ya, tapi tentunya kita tidak boleh jumawa. Kita tetap harus fokus,” katanya.

Ia menilai setiap pertandingan tersisa akan menjadi penentu nasib Persib musim ini. Sebab itu, seluruh pemain diminta tampil maksimal dan menghindari kesalahan fatal.

“Setiap pertandingan ke pertandingan harus dilalui dengan maksimal. Jangan sampai membuat kesalahan, jangan sampai tergelincir. Dan minta doa dari semua masyarakat Jawa Barat dan ke semuanya yang cinta Persib untuk mendoakan Persib bisa juara,” tuturnya.

Terkait sorotan terhadap lini belakang Persib yang dinilai belum stabil dalam beberapa pertandingan terakhir, Tobias percaya pelatih Bojan Hodak sudah menemukan formula untuk mengembalikan mental bertanding pemain.

“Ya itu menjadi PR, tapi pada saat lawan Bhayangkara sepertinya Bojan punya cara karena ternyata mental pemain bisa balik, kita bisa berbalik unggul,” katanya.

Dia berharap, mental pemain Maung Bandung yang tengah bagus ini dapat terjaga sehingga mampu mencuri poin dari Persija Jakarta.

“Mudah-mudahan pengalaman itu menjadi pengalaman yang berharga, mental pemain balik lagi. Saya yakin mental pemain sudah balik lagi apalagi tadi support latihan sangat luar biasa dan Dan kita tunggu mudah-mudahan hari Minggu bisa mencuri tiga poin di Samarinda,” jelasnya.


Editor : Doni Ramdhani