Igor Tolic Soroti Tragedi Bobotoh di Balik Kekalahan Persib dari Java United
Igor Tolic mengaku lebih terpukul atas kabar Bobotoh meninggal dalam perjalanan ke Semarang dibandingkan kekalahan Persib dari Java United.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kekalahan Persib Bandung dari Java United menyisakan kekecewaan bagi tim berjuluk Maung Bandung.
Namun, bagi Pelatih Persib Igor Tolic, ada kabar yang jauh lebih menyedihkan daripada kegagalan membawa pulang poin dari Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (8/11/2026).
Kabar duka itu datang dari perjalanan Bobotoh menuju Semarang. Salah seorang suporter Persib meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, sementara beberapa suporter lainnya mengalami luka-luka.
"Ya, tentu bukan hal yang baik bagi kami mengawali pagi ini dengan kabar duka mengenai salah satu suporter kami yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, sementara beberapa suporter lainnya mengalami luka-luka," ujar Igor Tolic seusai pertandingan.
Pelatih asal Kroasia tersebut mengaku sangat terpukul dengan tragedi yang menimpa keluarga besar Bobotoh. Menurutnya, kehilangan seorang suporter menjadi kesedihan yang jauh lebih besar dibandingkan hasil pertandingan yang harus diterima Persib.
Meski demikian, Igor tetap memberikan evaluasi terhadap penampilan anak asuhnya. Persib harus mengakui keunggulan Java United dengan skor 1-2 dalam lanjutan Super League 2026/2027.
Maung Bandung sudah tertinggal dua gol pada babak pertama melalui Ciro Alves pada menit ke-5 dan Gustavo Almeida pada menit ke-19. Persib baru mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Balsa Sekulic pada menit ke-70. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menyelamatkan Persib dari kekalahan.
Igor menilai Java United tampil sebagai lawan yang terorganisasi dengan baik. Tim tuan rumah juga mampu memanfaatkan celah dalam permainan Persib, terutama ketika melancarkan serangan balik.
"Setelah sembilan pertandingan, kami akhirnya menghadapi tim yang bagus dan terorganisasi dengan baik. Kami sudah tahu bahwa pertandingan ini akan sulit, terutama dalam mengantisipasi serangan balik lawan," katanya.
Igor mengakui Persib tidak mampu menjaga keseimbangan permainan pada babak pertama. Keinginan untuk terus menyerang justru membuat struktur permainan tim tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Kami ingin menjaga kestabilan permainan pada babak pertama. Namun, seperti yang bisa kalian lihat, kami terlalu terburu-buru mengirim banyak pemain ke depan. Kami tidak mampu menjaga struktur permainan dan juga gagal memaksimalkan sejumlah peluang dari situasi serangan balik," jelasnya.
Kondisi tersebut dimanfaatkan Java United untuk mencetak dua gol. Igor menyoroti efektivitas lawan yang mampu memaksimalkan peluang pada awal pertandingan.
"Kemudian, dari tembakan pertama lawan yang mengarah ke gawang, mereka berhasil mencetak gol. Setelah itu, mereka kembali mencetak gol kedua. Menghadapi tim seperti ini, memang sangat sulit untuk mencetak gol," ucapnya.
Memasuki babak kedua, Persib berusaha bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Java United lebih banyak bertahan, sedangkan Maung Bandung terus mencari celah untuk mengejar ketertinggalan.
"Kami sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang, tetapi pada akhirnya kami tetap kalah," tuturnya.
Di sisi lain, Igor memahami kekecewaan Bobotoh yang telah menempuh perjalanan jauh ke Semarang untuk memberikan dukungan langsung. Ia menyadari hasil pertandingan tersebut tidak sebanding dengan pengorbanan para suporter.
"Bagi saya, tragedi yang terjadi pagi tadi jauh lebih menyedihkan. Saya juga tidak senang dengan hasil pertandingan ini karena para suporter telah menempuh perjalanan jauh untuk datang dan memberikan dukungan kepada kami," ungkapnya.
Kendati gagal membawa pulang poin, Igor tetap mengapresiasi perjuangan para pemain. Dia menilai anak asuhnya telah berusaha maksimal, meskipun sejumlah kesalahan membuat Persib harus membayar mahal.
"Namun, secara keseluruhan, saya pikir para pemain sudah memberikan apa yang mereka mampu di lapangan. Mereka sudah berusaha 100 persen, melakukan beberapa kesalahan, berlari untuk kembali bertahan, dan berusaha menciptakan peluang," katanya.
Igor kembali menegaskan, kekalahan dari Java United bukan satu-satunya hal yang membekas dalam pikirannya setelah pertandingan. Kabar meninggalnya Bobotoh menjadi pukulan berat bagi seluruh keluarga besar Persib.
"Jadi, sangat menyedihkan dengan apa yang terjadi pagi tadi, ditambah lagi kami harus kehilangan tiga poin dari pertandingan ini," pungkasnya.
Kekalahan tersebut membuat Persib turun satu tingkat ke posisi kelima klasemen sementara. Maung Bandung kini terpaut lima poin dari Persija Jakarta yang masih menempati puncak klasemen. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

