Berkat TMMD, Jalan di Desa Tertinggal Terhubung dengan Purwakarta-Cianjur

Pemkab Bogor bersama Kodam III Siliwangi akan membuka akses insfrastruktur jalan maupun jembatan di puluhan desa tertinggal yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Berkat TMMD, Jalan di Desa Tertinggal Terhubung dengan Purwakarta-Cianjur
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Tanjungsari - Pemkab Bogor bersama Kodam III Siliwangi akan membuka akses insfrastruktur jalan maupun jembatan di puluhan desa tertinggal yang ada di Bumi Tegar Beriman.

Pembukaan akses insfrastruktur jalan dan jembatan ini melalui program lintas sektoral yaitu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan Bakti Siliwangi Satata Sariksa.

"Kodam III Siliwangi berterima kasih kepada Bupati Bogor Ade Yasin karena kerjasama yang baik dalam melakukan TMMD dan Bakti Siliwangi Satata Sariksa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan membangun insfrastruktur jalan maupun jembatan di desa tertinggal," kata Kepala Staf Kodam III Siliwangi Brigjend Dwi Jati kepada wartawan usai melakukan giat TMMD di Desa Buana Jaya, Tanjungsari, Rabu l(3/10).

Ia menambahkan pembangunan jalan yang awalnya setapak lalu memiliki lebar 7 meter ini akan berjalan selama sebulan dan akan mengubungkan Desa Buana Jaya dengan Desa Desa parung banteng,  Ciririp kab purwakarta maupun Desa Cigunung Herang,  Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur.

"Agar insfrastruktur jalan maupun jembatan ini nyambung antar kabupaaten di Provinsi Jawa Barat maka Kodam III Siliwangi akan memerintahkan Kodim 0619 Purwakarta dan Kodim 0608 Cianjur  maupun pemkab setempat untuk berkordinasi dalam melakukan pembangunan insfrastruktur," tambahnya.

Di tempat yang sama Bupati Ade Yasin menuturkan Pemkab Bogor akan meneruskan sinergitas dengan Kodam IIII Silwangi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Bumi Tegar Beriman yang memiliki 40 kecamatan dan 435 desa maupun kelurahan.

"Kabupaten Bogor ini sangat luas dan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan insfrastruktur jalan maupun jembatan maka kami membutuhkan peran Kodam III Siliwangi ataupun TNI pada umumnya," tutur Ade.

Selain pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan, Pemkab Bogor juga akan bekerjasama dengan TNI untuk pembangunan di bidang pertanian maupun sumur bor karena banyak wilayah kita yang mengalami bencana kekeringan.

"Selama ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sudah memberikan bantuan air bersih, namun karena bantuan tersebut kurang memenuhi akan kebutuhan air maka pada tahun 2020 Pemkab Bogor akan membangun sumur bor di wilayah rawan bencana kekeringan," sambung Ketua DPW PPP Jawa Barat ini.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto berkomitmen untuk menambah titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, hal ini karena masih ada 45 desa  yang statusnya masih dalam kondisi terrtinggal.

"Kami akan mengusulkan agar titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD untuk ditambah karena kalau hanya satu desa pertahun maka visi sebagai kabupaten termaju, nyaman dan bekeradaban akan lama terwujud," ucap Rudi.

Politisi Partai Gerindra ini melanjutkan selain mengusulkan penambahan titik desa yang akan di bangun insfrastrukturnya melalui program TMMD, jajarannya juga akan menyutujui besar anggaran yang dibutuhkan nantinya.

Komandan Kodim 0621 Letkol (Inf) Harry Eko Sutrisno melanjutkan  dengan pengaspalan jalan yang dilakukan di TMMD kali ini sepanjang 2,7 Km dengan lebar 7 meter, warga Kabupaten Bogor, Cianjur dan Purwakarta akan lebih mudah dalam pergerakan ekonominya.

"Dengan profesi masyarakatnya mayoritas sebagai petani, maka dengan terbangunnya jalan ini maka hasil pertanian yang di jual ke luar daerah akan semakin maksimal keuntungannya yang otomatis akan meningkatkan taraf hidup masyarakat di tiga kabupaten ini," lanjut Letkol (Inf) Harry. (Reza Zurifwan)


Editor : Bsafaat