Oh...Ternyata Begini Modus Mafia Tanah Bogor yang Libatkan Orang Dalam Kementerian Keuangan
Aparat Polres Bogor berhasil membongkar praktik mafia tanah di wilayah tersebut. Bagaimana modus para pelaku?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cibinong – Aparat Polres Bogor berhasil membongkar praktik mafia tanah di wilayah tersebut. Bagaimana modus para pelaku?
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Siswo Tarigan menyatakan para pelaku bertindak dengan modus membuat surat palsu. Mereka mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan.
Diduga ada keterlibatan orang dalam pada kasus ini. Sebab, polisi juga mengamankan pengawas dan tenaga pengawas honorer di DJKN Kementerian Keuangan.
“Adapun empat orang lain yang ikut diamankan bertugas sebagai perantara penjualan dan menerbitkan sertifikat palsu kepemilikan tanah,” tambah Siswo Tarigan kepada wartawan di Cibinong, Rabu, 13 Januari 2022.
Baca Juga: Dhuarrr...Polisi Ringkus 6 Mafia Tanah Kabupaten Bogor, Dua di Antaranya 'Anak Buah' Sri Mulyani
Bahkan di salah satu objek tanah di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, ada beberapa pembeli lahan yang tertipu oleh kawanan mafia tanah.
Total ada enam orang yang diamankan Polres Bogor yang bekerja sama dengan DJKN Kementerian Keuangan.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menuturkan terhadap enam orang tersangka mafia tanah, akan dikenakan pasal 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHP dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.
“Selain telah mengamankan enam orang tersangka mafia tanah, Satreskrim Polres Bogor juga masih melakukan pengejaran terhadap dua orang tersangka lainnya,” tutur Iman.
Mantan Kapolres Tangerang Selatan ini menjelaskan, akibat kejahatan para mafia tanah, memunculkan kerugian kepada banyak pihak.
Dia menyebutkan para pembeli mengalami kerugian sebesar Rp10 miliar. Sedangkan negara diirugikan sebesar Rp 5 miliar.
Baca Juga: Di Tengah Suasana Konflik Sentul City vs Rocky Gerung, Jokowi: Jangan Ragu Usut Mafia Tanah
Praktik mafia tanah cukup merisaukan di Kabupaten Bogor. Tak sedikit masyarakat yang tertipu karena kongkalingkong para mafia tanah ini. (reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


