PUPR Kembali Geber Proyek Jalan R3 Seksi Tiga Senilai Rp5 Miliar

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera melelang pembangunan fisik lanjutan jalan R3 seksi III di Parung Banteng

PUPR Kembali Geber Proyek Jalan R3 Seksi Tiga Senilai Rp5 Miliar
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera melelang pembangunan fisik lanjutan jalan R3 seksi III di Parung Banteng
 
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor segera melelang pembangunan fisik lanjutan jalan R3 seksi III di Parung Banteng, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur senilai Rp5 miliar.
 
Diketahui anggaran tersebut telah dialokasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022, selain itu PUPR juga melanjutkan proses pembebasan lahan hingga ke arah Bendungan Katulampa.
 
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi memaparkan, pembangunan lanjutan jalan R3 bagian fisiknya di Parung Banteng, lelangnya ditargetkan dimulai akhir Februari 2022 atau awal Maret 2022. 
 
 
"Jadi kami kerjakan dari simpang Parung Banteng sampai ujungnya. Yang melintas saluran irigasi Ciliwung. Kami usahakan lelang bergulir diawal Maret ini," ungkap Chusnul kepada INILAH pada Senin (7/3/2022) siang.
 
Chusnul melanjutkan, dahulu pengerjaan fisik di seksi III Parung Banteng itu terhenti bukan masalah di PUPR, tetapi dari subkontraktor yang dahulu itu bermasalah. Selain pembangunan fisik, dilanjutkan juga pembebasan lahan, saat ini ada dua bidang yang belum terbebaskan milik H. Salim Abdullah (H. Aab) dan H. Ma'ruf.
 
"Dari Parung Banteng ke Bendungan Katulampa, yang lainnya sudah dikonsinyasikan di Pengadilan Negeri (PN) Bogor. Untuk pemindahan makan tengah dikomunikasikan dan kita siapkan pemindahan. Uang pemindahan pasti ada, tahun ini akan dianggarkan. Dari Perumkim juga akan siap membantu," jelasnya.
 
 
Chusnul memaparkan, kalau fisiknya cukup besar angkanya mungkin akan minta bantuan dan diajukan ke pusat atupun provinsi, jadi desainnya sudah ada, pihaknya tinggal ajukan permohonan. Yang penting semua lahannya sudah dibebaskan.
 
"Ini target harusnya sih sampai Wangun, targetnya tahun 2024 selesai. Tapi karena kondisi pandemi Covid-19, berdampak ke keuangan sehingga semua berubah drastis yah. Jadi ini berdampak tidak bisa tahun 2024," terangnya.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Kebinamargaan pada Dinas PUPR Kota Bogor, Dadan Hamdani mengatakan, rencana lanjutan pembangunan Jalan R3 di tahun ini sepanjang 200 meter di kawasan Parung Banteng.
 
 
"Ya, panjangnya kurang lebih 200 meter. Dari jalannya rusak sampai dengan (jalan) yang sudah rigid. Pengerjaan jalan tersebut sudah bisa dilaksanakan pada April 2022 mendatang dengan estimasi proses tender paling lama memakan waktu selama satu bulan. Kalau misalkan akhir Februari tender sebulan sampai akhir Maret, awal April itu mudah-mudahan sudah bisa SPMK (surat perintah mulai kerja). Itu kalau tidak ada kendala ditender," paparnya.
 
Dadan menjelaskan, pembangunan Jalan R3 dari Parung Banteng sampai Bendung Katulampa sepanjang 1.200 meter kemungkinan bakal dilaksanakan tahun depan. Namun dengan pembiayaan bersumber dari bantuan Pemprov Jawa Barat.
 
"Untuk kelanjutannya kami usulkan ke provinsi dari Parung Banteng sampai Bendung Katulampa. Yang sekarang Rp5 miliar dari APBD Kota Bogor," pungkasnya. (Rizki Mauludi)***
 


Editor : inilahkoran