INILAHKORAN, Bogor - Siswa kelas 1 dan 2 tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor mulai mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas.
PTM Terbatas siswa SD di Bogor pada minggu pertama akan melangsungkan masa perkenalan.
Maklum, baru kali ini siswa SD kelas 1 dan kelas dua ini menjalani PTM Terbatas yang artinya berinteraksi langsung dengan sesama siswa dan guru.
Kepala Sekolah SDN Polisi 1, Hj Tati Sukmawati mengatakan, kelas 1 dan 2 tahun ajaran 2020 dan 2021 itu belum bertatap muka.
"Saat ini tahap pengenalan, kemarin sudah pengenalan tapi secara online. Saat ini diperkenalkan rumah dan sebagainya, agar lebih akrab teman sekolah. Sekarang mereka senang tatap muka dengan Prokes dengan teman-temannya," ungkap Tati kepada INILAH pada Senin 21 Maret 2022.
Tati melanjutkan, PTM di SDN Polisi 1 mudah-mudahan Kondusif, yang masuk pagi kelas 1, kelas 5 dan kelas 6 sampai pukul 09.30 wib, kemudian dilakukan penyemprotan dan diberikan jeda 30 menit pengeringan.
"Jadi PTM Maksimal 4 jam, harus higienis, yang masuk PTM Terbatas 50 persen. 50 persen lagi PJJ dirumah. Kami mempunyai aplikasi jereun yang sudah dipersiapkan oleh guru untuk publish hari ini," tuturnya.
"Misalkan pelajarannya matematika, yang luring guru bisa menerangkan, yang dirumah melalui aplikasi bisa mendapatkan keterangan yang sama. Jadi semua seimbang mendapatkan hak yang sama dihari yang sama," tegasnya.
Tati menjelaskan, untuk guru di SDN Polisi 1 sudah divaksin lengkap semua, mengikuti imbauan Satgas Covid-19 dengan menerapkan Work From Office (WFO) 75 persen. Untuk 25 persen lagi Work From Home (WFH).
"Harapan Kedepannya mudah-mudahan pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga Bisa menggelar KBM seperti semula," pungkasnya.***