Selama Tiga Jam Mahasiswa Dekat Istana Bogor, Buka Puasa Hingga Shalat di Tengah Jalan

Setelah berdemontrasi selama tiga jam di dekat Istana Bogor, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, mahasiswa membubarkan diri

Selama Tiga Jam Mahasiswa Dekat  Istana Bogor, Buka Puasa Hingga Shalat  di Tengah Jalan
BEM Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) menggelar aksi unjuk rasa di dekat istana presiden Bogor, Sabtu 9 April 2022
 
INILAHKORAN, Bogor - Setelah berdemontrasi selama tiga jam di dekat Istana Bogor, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, mahasiswa yang tergabung dari BEM Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) akhirnya membubarkan diri pada Sabtu (9/4/2022) malam.
 
Diketahui tuntutan BEM UIKA ini menstabilkan harga BBM, penolakan penundaan pemilu atau masa jabatan tiga periode. Lalu, mengkaji ulang undang-undang IKN, kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng serta konflik agraria lainnya.
 
Pantauan di lapangan aparat Kepolisian menahan rombongan mahasiswa dari BEM UIKA di depan RS Salak, Jalan Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah menggunakan kawat berduri. Sebelumnya para mahasiswa BEM UIKA sempat tertahan di depan Starbucks Jalan Sudirman, namun para mahasiswa menerobos untuk terus maju dengan mengikuti instruksi koordinator lapangan. 
 
 
Dengan maju selangkah demi selangkah, mahasiswa maju. Keadaan sempat memanas karena dorong-dorongan antara mahasiswa BEM UIKA dan Kepolisian yang berjaga. Bahkan karena kesal beberapa mahasiswa menendang pagar kawat berduri.
 
Dalam orasi yang diteriakkan para mahasiswa BEM UIKA ini yaitu, untuk menstabilkan harga BBM, penolakan penundaan pemilu atau masa jabatan tiga periode. Kaji ulang undang-undang IKN, kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng, serta konflik agraria lainnya. Para mahasiswa UIKA ini juga melalui pengeras suara memohon kepada pihak kepolisian agar dapat mengayomi dan mengawalnya pada demonstrasi ini.
 
 
Para mahasiswa juga semapai menggelar buka puasa bersama di tengah jalan Sudirman, bahkan puluhan mahasiswa melaksanakan shalat magrib berjamaah ditengah jalan.
 
Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, bahwa pihak kepolisian berjanji dan menyanggupi untuk mengawal aksi demontrasi.
 
"Kami janji tidak akan ada kekerasan dan siap mengawal aksi ini, maka dari itu mohon kerjasamanya," pungkasnya.***
 


Editor : inilahkoran