Boy Grup Baru Simon Cowell Beri Komentar Pedas pada BTS, Picu Kemarahan Penggemar Sebelum Debut

Desember 10, boy grup baru Simon Cowell telah berani beri komentar pedas pada BTS bahkan sebelum mereka debut.

Boy Grup Baru Simon Cowell Beri Komentar Pedas pada BTS, Picu Kemarahan Penggemar Sebelum Debut
Boy grup baru Simon Cowell, Desember 10 dan BTS.

INILAHKORAN, Bandung - Usai One Direction bubar, Simon Cowell kini akan debutkan boy grup baru ciptaannya.

Baru-baru ini, sebuah klip dari 'Simon Cowell: The Next Act' di Netflix mulai menjadi viral di media sosial. 

Video pendek tersebut menampilkan Cruz, member dari boy grup yang baru dibentuk, December 10, yang memberikan komentar pedas tentang BTS, boy grup K-Pop terkenal di dunia.

Dalam klip tersebut, Cruz meremehkan penampilan BTS yang memecahkan rekor di Stadion Wembley dan menyatakan:

“Jika BTS bisa menjual habis tiket Stadion Wembley hanya dalam lima menit, kita bisa menjual habis tiket Pluto dalam lima menit. Planet lain. Tidak, saya serius. Mereka payah,” kata Cruz.

Pernyataan ini langsung menuai kecaman keras dan cepat dari para penggemar, terutama fandom global BTS, ARMY. 

Banyak yang menyebut komentar tersebut tidak sopan dan menuduh grup tersebut mencoba menarik perhatian melalui kontroversi daripada bakat mereka.

December 10 adalah boy grup beranggotakan tujuh orang yang terdiri dari Cruz (19), Danny (16), Hendrick (19), John (17), Josh (17), Nicolas (16), dan Sean (19). Hingga saat ini, grup tersebut belum merilis musik resmi apa pun.

Media sosial dipenuhi perdebatan sengit, dengan sebagian netizen menuduh Desember 10 menggunakan nama BTS untuk mendapatkan popularitas. 

Yang lain mengkritik nada pernyataan tersebut, dan berpendapat bahwa menargetkan boy grup yang sudah mapan seperti BTS bahkan sebelum Desember 10 debut adalah langkah yang berisiko dan tidak sopan.

Seiring berlanjutnya reaksi negatif, banyak yang mempertanyakan apakah strategi pemasaran Desember 10 tersebut memang sengaja mencari kontroversi demi viralitas, atau apakah pernyataan tersebut memang tidak pantas.

Dengan debut grup yang masih di depan mata, semua mata kini tertuju pada bagaimana mereka dan manajemen mereka akan menanggapi kritik yang semakin meningkat.***


Editor : Irma Nurfajri