BTS Kembali Cetak Sejarah jadi Boy Grup K-Pop Pertama yang Tampil di Piala Dunia 2026

BTS kini jadi boy grup pertama K-Pop yang tampil di pertunjukkan paruh waktu Final Piala Dunia 2026.

BTS Kembali Cetak Sejarah jadi Boy Grup K-Pop Pertama yang Tampil di Piala Dunia 2026
Boy grup BTS saat tampil di pertunjukan paruh waktu Final Piala Dunia FIFA 2026.

INILAHKORAN, Bandung - BTS tekah kembali mencetak sejarah baru di industri hiburan K-Pop dengan menjadi boy grup pertama Korea yang tampil di pertunjukan paruh waktu Final Piala Dunia 2026.

Meski sebelumnya Jungkook permah tampil di Piala Dunia 2022, namun kini Jungkook kembali ke Piala Dunia 2026 bersama rekan grupnya BTS.

BTS naik panggung saat jeda babak pertama Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026.

BTS tampil sebagai bagian dari pertunjukan jeda babak pertama resmi pertama dalam sejarah turnamen Piala Dunia tersebut. 

Penampilan tersebut menandai tonggak penting tidak hanya bagi BTS tetapi juga bagi K-Pop, menempatkan grup beranggotakan tujuh orang ini di salah satu panggung olahraga terbesar di dunia.

BTS bergabung dengan jajaran artis internasional termasuk penyanyi Madonna, Shakira, Justin Bieber hingga Coldplay. 

Meskipun grup ini tampil ketiga dalam rangkaian acara tersebut, banyak yang menganggap penampilan mereka bersejarah karena mereka menjadi grup K-Pop pertama yang diundang ke panggung jeda babak pertama Final Piala Dunia FIFA

Pencapaian ini semakin menunjukkan pengaruh global BTS, menyoroti seberapa jauh musik pop Korea telah berkembang melampaui pasar tradisionalnya.

Setelah penampilan tersebut, BTS membagikan pernyataan melalui agensi BIGHIT MUSIC yang mengungkapkan kegembiraan mereka atas partisipasi dalam acara tersebut. 

“Merupakan suatu kehormatan untuk tampil di pertunjukan paruh waktu pertama Final Piala Dunia, sebuah acara yang telah kami nikmati sejak kecil,” kata BTS 

Para member menambahkan, “rasanya seperti mimpi bisa tampil bersama para artis luar biasa, anak-anak, dan semua orang yang merayakan cinta bersama.” Mereka juga berterima kasih kepada penggemar global mereka, ARMY. 

“Kami bisa berdiri di panggung ini berkat cinta dan dukungan ARMY di seluruh dunia. Kami dengan tulus berterima kasih kepada semua orang yang telah menonton dan mendukung kami.”

Selama segmen solo mereka, BTS membawakan lagu hit global mereka 'Dynamite'. Dirilis pada tahun 2020, single berbahasa Inggris ini menjadi lagu pertama dari artis Korea yang menduduki puncak Billboard Hot 100 dan muncul sebagai simbol harapan dan optimisme selama pandemi COVID-19. 

Pesannya yang membangkitkan semangat sangat cocok dengan suasana perayaan Final Piala Dunia

Para member juga mengenakan pakaian bertema merah, sebuah isyarat visual yang banyak penggemar kaitkan dengan tim sepak bola nasional Korea Selatan.

BTS kembali ke panggung selama penampilan penutup acara paruh waktu. Mereka bergabung dengan Coldplay, Shakira, Justin Bieber, karakter Sesame Street dan The Muppets, serta Paduan Suara PS22 dari Staten Island, New York, untuk membawakan lagu 'We Dance', sebuah lagu yang diciptakan oleh Coldplay untuk turnamen tersebut. 

Penampilan penutup kolaboratif ini menekankan tema persatuan, harapan, dan kebersamaan global.

Pertunjukan paruh waktu tersebut merupakan bagian dari inisiatif FIFA Global Citizen Education Fund, yang dipimpin oleh organisasi advokasi internasional Global Citizen. 

Kampanye ini bertujuan untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak di komunitas yang kurang mampu di seluruh dunia, sehingga pertunjukan tersebut memiliki tujuan kemanusiaan yang lebih luas di luar sekadar hiburan.

Selama bertahun-tahun, para member BTS telah berbicara tentang keinginan untuk suatu hari tampil di Super Bowl Halftime Show. 

Namun, mereka justru menjangkau audiens global yang lebih besar dengan tampil di Halftime Show Final Piala Dunia FIFA resmi pertama, menciptakan tonggak sejarah baru dalam musik dan hiburan olahraga.

Penampilan mereka tidak hanya menambah satu lagi pencapaian pertama dalam karier BTS yang luar biasa, tetapi juga membuka pintu bagi artis K-Pop masa depan untuk bermimpi tampil di panggung sepak bola terbesar.***


Editor : Irma Nurfajri