Buka Suara Soal Kericuhan di Wadas, Ganjar Pranowo Minta Maaf: Mungkin Ada yang Merasa Tidak Nyaman
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya buka suara terkait kericuhan antara aparat kepolisian dengan warga Desa Wadas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akhirnya buka suara terkait kericuhan antara aparat kepolisian dengan warga Desa Wadas yang terjadi pada Selasa 8 Februar 2022 kemarin.
Ganjar Pranowo menyampaikan permintaan maafnya. Dia juga siap bertanggung jawab atas polemik yang terjadi di Desa Wadas.
"Yang pertama saya ingin menyampaikan minta maaf kepada seluruh masyarakat, wabil khusus masyarakat purworejo, wabil khusus masyarakat yang ada di Wadas," ujar Ganjar Pranowo dalam siaran persnya.
Baca Juga: Alhamdulillah! Tiga Pemain Persib Ini Dinyatakan Negatif Covid 19, Langsung Geber Latihan
Menurutnya, ada pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan kegiatan pengukuran tanah kemarin.
"Karena kejadian kemarin mungkin ada yang merasa betul-betul tidak nyaman, saya minta maaf dan saya bertanggung jawab," kata Ganjar.
Lebih lanjut, Ganjar mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi intens dengan Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah untuk membahas masalah di Wadas.
Baca Juga: Mengaku Belum Pernah Berkencan, Park Ji Hoo 'All Of Us Are Dead' Ungkap Alasannya
"Kemarin malem saya cukup intens komunikasi dengan pak Kapolda dan Wakapolda untuk memantau perkembangan yang ada di Purworejo, wabil khusus di Wadas," ujar Ganjar.
"Dan kami sudah berkomunikasi dan sudah bersepakat, masyarakat yang kemarin diamankan insyaallah hari ini akan dilepas untuk dipulangkan," imbuhnya.
Terkait warga Desa Wadas, Ganjar menyebut bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM).
Baca Juga: Ganjar Pranowo Diserbu Netizen Buntut Polemik Bendungan di Wadas
"Kami juga komunikasi dengan Komnas HAM dan Komnas HAM pun sepakat dengan itu. karena selama ini di anatraa kami berkomunikasi sangat sangat intens terkait dengan itu," pungkasnya.***
Editor : inilahkoran

