Bukan Dihakimi! Psikolog Afitya Putri Jelaskan Cara Orang Tua Menghadapi Anak LGBT

Mungkin kebanyakan orang tua di Indonesia akan melakukan kekerasan verbal maupun fisik terhadap anak yang memiliki ketertarikan seksual

Bukan Dihakimi! Psikolog Afitya Putri Jelaskan Cara Orang Tua Menghadapi Anak LGBT
Bukan Dihakimi! Psikolog Afitya Putri Jelaskan Cara Orang Tua Menghadapi Anak LGBT

INILAHKORAN, Bandung - Mungkin kebanyakan orang tua di Indonesia akan melakukan kekerasan verbal maupun fisik terhadap anak yang memiliki ketertarikan seksual pada sesama jenis.

Menurut orang tua kebanyakan hal tersebut menjadi tabu dan aib keluarga. Lalu seharusnya orang tua bersikap seperti apa?

Menurut Psikolog dan konten kreator, Afitya Putri dalam Tiktoknya menjelasakan bahwa jika anak sudah mengakui bahwa dirinya tertarik pada lawan jenis itu merupakan keberanian yang baik.

Baca Juga: Ratusan Diberhentikan, Karyawan Bakal Seret PDAM Kabupaten Kapuas ke Ranah Hukum

Baca Juga: Ridwan Kamil Cocok Pimpin IKN? Begini Pandangan Ahli Perencanaan Kota Bernadus Djonoputro

  1. Tidak menghakimi

“Jangan dihakimi tapi ucapkan terimakasih karena sudah berani jujur, meskipun hal itu tidak bisa dipahami mama papa,” jelas Afityaputri.

  1. Ajak bicara

Tanya alasan mengapa anak bisa menjadi seperti itu. Temukan masalah dan cari solusi bersama-sama.

  1. Libatkan orang tua

Orang tua juga harus memberi pemahaman terhadap anak bahwa dalam keputusannya menyukai sesama jenis haruslah melibatkan orang tua.

Baca Juga: Gawat...Bima Arya Perkirakan Peningkatan Kasus Covid-19 Bisa Tiga Kali Lipat Varian Delta

Baca Juga: Iwapi Kabupaten Bogor Memanas, Ada yang Sengaja Mengganjal Pencalonan Riri?

“Tanya mama papa dulu ya, jangan langsung berhubungan,” lanjutnya.

  1. Membawa anak ke Psikolog

Langkah terakhir setelah semuanya dilakukan bisa ajak anak ke Psikolog untuk lebih memahami kondisi psikisnya.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran