Richard Lee Bongkar Masa Lalu, Sebut Pernah Jadi Korban Dugaan Penipuan Aldy Maldini
Setelah viral karena seorang fans membongkar pengalaman pahit usai mendaftar acara makan malam berbayar dengan Aldy namun tak kunjung terealisasi, kini muncul pengakuan mengejutkan dari seorang publik figur ternama: dr. Richard Lee.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Kasus dugaan penipuan yang menyeret nama mantan personel Coboy Junior (CJR), Aldy Maldini, kembali menuai sorotan.
Setelah viral karena seorang fans membongkar pengalaman pahit usai mendaftar acara makan malam berbayar dengan Aldy namun tak kunjung terealisasi, kini muncul pengakuan mengejutkan dari seorang publik figur ternama: dr. Richard Lee.
Lewat unggahan di Instagram Story miliknya, dokter kecantikan yang dikenal luas di media sosial ini mengaku dirinya juga pernah menjadi korban dugaan penipuan serupa oleh Aldy Maldini.
Kejadian itu, menurut Richard, berlangsung sekitar enam tahun silam saat ia mengundang Aldy untuk hadir di sebuah acara klinik kecantikannya, Athena, yang berlokasi di Lampung.
“Waktu itu dana sudah dikirim, tapi saat acara berlangsung, sosok itu (Aldy) menghilang begitu saja,” ungkap Richard Lee.
Richard menuturkan bahwa Aldy sempat berjanji akan mengembalikan dana pembayaran yang telah diterima, namun hingga bertahun-tahun berlalu, tidak ada kabar lebih lanjut maupun pengembalian dana tersebut.
“Katanya mau kembalikan dana, tapi sampai sekarang juga hilang kabar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Richard mengaku sudah pernah membagikan cerita ini sebelumnya, namun tidak banyak yang memperhatikan. Ia menduga sikap diam para korban justru membuat tindakan serupa terulang kembali.
“Rasanya seperti pola lama yang terulang. Apa karena korban diam, jadi banyak korban yang lain?” kata Richard Lee penuh tanda tanya.
Dugaan penipuan terbaru yang dilakukan Aldy Maldini terhadap fans pertama kali mencuat melalui akun X @aleaazara.
Dalam unggahan tersebut, diceritakan bahwa Aldy menawarkan acara makan malam eksklusif dengan biaya Rp500 ribu. Namun, setelah pembayaran dilakukan, acara tak kunjung jelas dan komunikasi pun terputus.
Editor : Firda Rachmawati


